Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Empat Lawang Naik 1,56% Setahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan sebesar 13,91% pada 2024.
Angka tersebut naik 1,56% dari tahun sebelumnya sebesar 12,35%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,24%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kabupaten Empat Lawang lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Empat Lawang yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 13,91% dari total penduduk.
Dibanding 16 kabupaten/kota lain di Provinsi Sumatera Selatan, PoU di Kabupaten Empat Lawang ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palembang (3,36%).
Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Selatan pada 2024.
- Kota Palembang: 3,36%
- Kabupaten Banyuasin: 4,21%
- Kabupaten Musi Banyuasin: 4,41%
- Kabupaten Muara Enim: 4,86%
- Kabupaten Lahat: 5,55%
- Kabupaten Ogan Komering Ilir: 5,77%
- Kabupaten Musi Rawas Utara: 6,5%
- Kabupaten Musi Rawas: 6,83%
- Kota Lubuk Linggau: 6,9%
- Kota Pagar Alam: 6,91%
(Baca: Ini 10 Negara dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Dunia Awal 2024)