Jumlah pekerja di Kabupaten Bandung dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 1,68 juta pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 1,76 juta pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 1,79 juta pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kota Batu 3,63%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bandung pada Desember 2024, berkurang 0,16% menjadi 6,36% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 6,98%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Bandung mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 1,81 juta pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 31.905 pekerja menjadi 1,91 juta pekerja pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 75 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Bandung tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,04 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 4,97 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Bandung:
Jumlah penduduk di Kabupaten Bandung tercatat 3,77 juta jiwa data per 2024. Angka ini mengalami kenaikan. Dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) wilayah ini tercatat lebih rendah. Adapun pertumbuhan lima tahun terakhir, tercatat diangka -0,01%.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Deiyai pada 2024)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk Kabupaten Bandung berada di urutan kedua dibandingkan dengan 27 kabupaten/kota lainnyasedangkan bila dikelompokkan menurut pulau, dibandingkan dengan 27 kabupaten/kota lainnya, wilayah ini berada di urutan kedua.
Pada 2024, mayoritas penduduk Kabupaten Bandung di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 2,46 juta atau 65,19% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 24,51% dan 10,3%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Bandung pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 246,04 ribu jiwa (6,52%)
- Umur 5-9 tahun 330,88 ribu jiwa (8,77%)
- Umur 10-14 tahun 348,05 ribu jiwa (9,22%)
- Umur 15-19 tahun 272,21 ribu jiwa (7,21%)
- Umur 20-24 tahun 340,34 ribu jiwa (9,02%)
- Umur 25-29 tahun 309,3 ribu jiwa (8,2%)
- Umur 30-34 tahun 285,68 ribu jiwa (7,57%)
- Umur 35-39 tahun 255,61 ribu jiwa (6,77%)
- Umur 40-44 tahun 295,84 ribu jiwa (7,84%)
- Umur 45-49 tahun 274,93 ribu jiwa (7,29%)
- Umur 50-54 tahun 236,39 ribu jiwa (6,27%)
- Umur 55-59 tahun 189,25 ribu jiwa (5,02%)
- Umur 60-64 tahun 143,54 ribu jiwa (3,8%)
- Umur 65-69 tahun 102,14 ribu jiwa (2,71%)
- Umur 70-74 tahun 70,37 ribu jiwa (1,87%)
- Umur lebih dari 75 tahun 72,54 ribu jiwa (1,92%)