Jumlah pekerja di Kabupaten Deiyai dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 38.946 pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 50.662 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 43.227 pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Jumlah Angkatan Kerja dan Persentase Pengangguran di Kabupaten Siak)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Deiyai pada Desember 2024, bertambah 0,18% menjadi 1,66% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat naik dari sebelumnya yang sebesar 1,48%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2024.
Penduduk usia kerja adalah penduduk berumur 15 tahun ke atas. Mereka yang disebut pengangguran yakni:
a. Penduduk yang tidak punya pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan.
b. Tidak punya pekerjaan dan sedang mempersiapkan usaha baru.
c. Tidak punya pekerjaan dan tidak mencari pekerjaan, karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.
d. Sudah punya pekerjaan/usaha, tetapi belum mulai bekerja/berusaha.
Definisi dari TPT adalah persentase jumlah pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Naiknya tingkat pengangguran terbuka (TPT) tak terlepas dari data jumlah angkatan kerja di wilayah ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Deiyai dalam tiga tahun terakhir menurun. Secara historis, tahun 2022 tercatat 39.531 pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 51.421 pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 43.957 pekerja.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 478 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada Desember 2024 yakni 4,1%.
Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Deiyai tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 2,77 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 2,05 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Deiyai:
Jumlah penduduk di Kabupaten Deiyai tercatat 92.399 jiwa data per 2024. Angka ini bertambah dibanding 2023 dan lebih tinggi dibanding Desember 2021. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 4,77%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 1,28%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Tanjung Jabung Timur 114,88 Ribu dan Angka Pengangguran 2,06%)
Menurut nominalnya dibandingkan dengan wilayah lain se-provinsi Papua Tengah, kabupaten/kota ini berada di urutan delapan, sementara menurut pulau, kabupaten/kota ini berada di urutan 26.
Data BPS 2024, 76.080 atau sekitar 82,34% penduduk di Kabupaten Deiyai adalah kelompok produktif yang berusia 15-59 tahun. Adapun 14,41% dari total penduduk atau sekitar 13.313 adalah anak-anak (usia 0-14 tahun) dan 3,25% lainnya adalah penduduk dengan usia lebih dari 60 tahun.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Deiyai pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 2,1 ribu jiwa (2,27%)
- Umur 5-9 tahun 4,98 ribu jiwa (5,39%)
- Umur 10-14 tahun 6,24 ribu jiwa (6,75%)
- Umur 15-19 tahun 11,07 ribu jiwa (11,98%)
- Umur 20-24 tahun 11,73 ribu jiwa (12,69%)
- Umur 25-29 tahun 11,68 ribu jiwa (12,64%)
- Umur 30-34 tahun 9,64 ribu jiwa (10,43%)
- Umur 35-39 tahun 7,54 ribu jiwa (8,16%)
- Umur 40-44 tahun 7,79 ribu jiwa (8,43%)
- Umur 45-49 tahun 5,45 ribu jiwa (5,89%)
- Umur 50-54 tahun 6,5 ribu jiwa (7,03%)
- Umur 55-59 tahun 4,7 ribu jiwa (5,08%)
- Umur 60-64 tahun 2,56 ribu jiwa (2,77%)
- Umur 65-69 tahun 0,19 ribu jiwa (0,21%)
- Umur 70-74 tahun 0,16 ribu jiwa (0,18%)
- Umur lebih dari 75 tahun 0,09 ribu jiwa (0,09%)