Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data tahun 2024 menunjukkan persentase kemiskinan Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan turun sedikit dari 10,53 persen menjadi 9,58 persen. Jumlah penduduk miskin turun 7.090 orang menjadi 73.030 orang, sementara jumlah penduduk naik sedikit 5.399 orang menjadi 822.763 orang. Pertumbuhan persentase kemiskinan turun 9,02 persen, rank se-Indonesia ke-251 dan di Sulawesi ke-46.
(Baca: Persentase Penduduk Laki-Laki dan Perempuan yang Memiliki Akses Internet Periode 2015-2023)
Data historis kemiskinan Kabupaten Bone periode 2004-2024 menunjukkan persentase tertinggi di 2007 (18,84 persen) dan terendah di 2024 (9,58 persen). Pertumbuhan tertinggi di 2006 (14,65 persen) dan terendah di 2024 (-9,02 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 10,23 persen, rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) 10,38 persen, jadi 2024 lebih rendah dari kedua rata-rata. Rank se-Indonesia fluktuatif: dari 217 di 2004 naik ke 201 di 2006, turun ke 253 di 2014, lalu kembali naik ke 251 di 2024.
Dibandingkan kabupaten tetangga di Sulawesi Selatan, persentase kemiskinan Kabupaten Bone (9,58 persen) lebih tinggi dari Barru (8,31 persen) dan Pinrang (8,55 persen), lebih rendah dari Kepulauan Selayar, Tana Toraja (keduanya 10,79 persen) dan Toraja Utara (10,73 persen), serta hampir sama dengan Maros (9,32 persen). Jumlah penduduk miskin Bone paling banyak di antara kabupaten tersebut, sesuai dengan jumlah penduduknya yang kedua tertinggi di Sulawesi.
Kabupaten Barru
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan ke-297, lebih rendah dari Bone. Persentase kemiskinan 8,31 persen, turun sedikit 1,77 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 14.640 orang, jumlah penduduk 195.385 orang. Garis kemiskinan Rp4,17 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp52,28 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 1,05 persen, lebih rendah dari pertumbuhan penduduk Bone.
Kabupaten Kepulauan Selayar
Rank se-Indonesia ke-209, lebih tinggi dari Bone. Persentase kemiskinan 10,79 persen, turun sedikit 12,06 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 14.940 orang, jumlah penduduk 142.464 orang. Garis kemiskinan Rp4,69 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp58,45 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 0,79 persen, lebih rendah dari Bone.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Samosir pada 2024)
Kabupaten Maros
Rank se-Indonesia ke-257, sedikit lebih rendah dari Bone. Persentase kemiskinan 9,32 persen, turun sedikit 2,75 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 34.000 orang, jumlah penduduk 404.979 orang. Garis kemiskinan Rp5,30 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp69,21 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 2,63 persen, lebih tinggi dari Bone.
Kabupaten Pinrang
Rank se-Indonesia ke-287, lebih rendah dari Bone. Persentase kemiskinan 8,55 persen, turun sedikit 3,48 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 33.040 orang, jumlah penduduk 420.493 orang. Garis kemiskinan Rp4,14 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp62,77 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 1,39 persen, lebih tinggi dari Bone.
Kabupaten Tana Toraja
Rank se-Indonesia ke-209, sama dengan Kepulauan Selayar dan lebih tinggi dari Bone. Persentase kemiskinan 10,79 persen, turun sedikit 13 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 26.300 orang, jumlah penduduk 258.257 orang. Garis kemiskinan Rp4,18 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp34,74 juta per tahun, yang paling rendah di antara kabupaten dibandingkan. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 0,46 persen, paling rendah di antara kab tersebut.
Kabupaten Toraja Utara
Rank se-Indonesia ke-214, lebih tinggi dari Bone. Persentase kemiskinan 10,73 persen, turun sedikit 10,88 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 25.970 orang, jumlah penduduk 264.277 orang. Garis kemiskinan Rp4,13 juta per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp47,73 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk naik sedikit 1,77 persen, lebih tinggi dari Bone.