Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara semester tahun 2025 sebesar 12,94 persen. Angka ini turun sebanyak 0,57 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebesar 600 jiwa menjadi total 21.470 jiwa.
(Baca: Statistik Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Aceh Barat 2016-2025)
Selama periode 2005 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi pada tahun 2006 sebesar 28,09 persen. Angka terendah sebelum tahun 2025 tercatat pada tahun 2019 sebesar 13,19 persen, sebelum bergerak naik turun hingga mencapai posisi 125 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia tahun 2025.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir tercatat 13,34 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir sebesar 13,48 persen. Angka tahun 2025 menunjukkan posisi lebih rendah dibandingkan kedua rata-rata tersebut, dengan penurunan pertumbuhan kemiskinan sebesar 4,22 persen pada tahun berjalan.
Di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara, Kabupaten Kolaka Utara berada di jajaran tengah wilayah dengan persentase kemiskinan berdekatan. Enam kabupaten lain memiliki angka persentase kemiskinan dengan selisih kurang dari 0,5 persen dari nilai Kabupaten Kolaka Utara pada tahun yang sama.
Kabupaten Buton Utara
Berada di peringkat 118 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 13,22 persen dengan penurunan sebesar 6,17 persen tahun ini. Terdapat 8.690 jiwa penduduk miskin, dengan garis kemiskinan sebesar 442,79 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 64,72 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan pendapatan 5,68 persen.
Kabupaten Konawe
Peringkat 129 nasional persentase kemiskinan berada di angka 12,78 persen, dengan penurunan sebesar 3,55 persen tahun berjalan. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.040 jiwa, menjadi jumlah tertinggi diantara kelompok wilayah ini. Pendapatan per kapita tercatat 86,44 juta rupiah per tahun, menjadi nilai tertinggi dengan pertumbuhan 14,18 persen, disertai garis kemiskinan 462,46 ribu rupiah per kapita per bulan.
(Baca: PDRB ADHB per Kapita di Kabupaten Parigi Moutong Periode 2020-2025)
Kabupaten Kolaka Timur
Menduduki peringkat 135 nasional, persentase kemiskinan tercatat 12,57 persen dengan penurunan sebesar 8,32 persen menjadi penurunan terbesar di kelompok ini. Jumlah penduduk miskin berjumlah 18.990 jiwa, dengan garis kemiskinan 548,15 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat berada di angka 50,59 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 5,14 persen.
Kabupaten Muna Barat
Peringkat 127 nasional mencatatkan persentase kemiskinan 12,83 persen dengan penurunan 4,11 persen tahun ini. Terdapat 10.970 jiwa penduduk miskin di wilayah ini, dengan garis kemiskinan sebesar 451,71 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita tercatat 40,66 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 4,43 persen.
Kabupaten Buton Tengah
Bersama Wakatobi berada di peringkat 112 nasional, persentase kemiskinan tercatat 13,40 persen dengan penurunan 6,94 persen tahun ini. Jumlah penduduk miskin berjumlah 12.610 jiwa, dengan garis kemiskinan 358,03 ribu rupiah per kapita per bulan menjadi nilai terendah di kelompok ini. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 27,74 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,13 persen.
Kabupaten Wakatobi
Memiliki peringkat sama 112 nasional dengan persentase kemiskinan 13,40 persen dan penurunan 6,69 persen tahun berjalan. Terdapat 13.980 jiwa penduduk miskin, dengan garis kemiskinan sebesar 371,13 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 54,11 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 4,22 persen.