Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 18 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Senin (18/5/2026) pukul 07.27 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 2 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak (3.087 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah barat. Erupsi Gunung Dukono masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Banyak Karhutla di Area Konsesi, Terutama Konsesi Sawit)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 18 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 82 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 19,83-764 detik.
Kemudian, 32 kali gempa low frequency dengan amplitudo 3-10 milimeter dan lama gempa 10,68-25,93 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 12 milimeter s-p 12,03 detik dan lama gempa 38,13 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 2.031 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (1.029 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 132 kali.
(Baca: 10 Area Kawasan Hidrologi Gambut yang Paling Rentan Karhutla pada 2023)