Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini, Tinggi Abu Sekitar 800 Meter
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (4/1/2026) pukul 22.19 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 37 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 800 meter di atas puncak (4.476 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 105 detik.
(Baca: Banjir, Bencana Alam yang Banyak Melanda Indonesia per September 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 4 Januari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 40 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 milimeter dan lama gempa 69-178 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 3 mm dan lama gempa 47 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 8 milimeter dan lama gempa 41 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 63 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 37 kali letusan.
(Baca: Update Banjir-Longsor Sumut: 116 Orang Meninggal Dunia, Ini Rinciannya)