Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Melawi Turun 19,49% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 09/02/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Melawi Provinsi Kalimantan Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat mencapai 19,49% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,79% dari tahun sebelumnya sebesar 20,28%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 7,47%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Melawi lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Melawi yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 19,49% dari total penduduk.

Dibanding 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Barat, PoU di Kabupaten Melawi ada di urutan terakhir. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Pontianak (7,54%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Barat pada 2025.

  1. Kota Pontianak: 7,54%
  2. Kota Singkawang: 7,55%
  3. Kabupaten Sekadau: 11,49%
  4. Kabupaten Ketapang: 11,77%
  5. Kabupaten Sintang: 13,16%
  6. Kabupaten Landak: 14,46%
  7. Kabupaten Kayong Utara: 14,59%
  8. Kabupaten Mempawah: 14,89%
  9. Kabupaten Sambas: 14,99%
  10. Kabupaten Bengkayang: 15,79%

(Baca: Data Pembangunan TIK Nasional 2023: Jakarta Teratas, Papua Terbawah)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Populer

Loading...