Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Afrika Selatan. Turun Menjadi US$ 390,65 Juta
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Afrika Selatan. senilai US$ 843,1 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 22.71% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat senilai US$ 1,09 miliar.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan. ekspor dalam 10 tahun terakhir dalam tren naik. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 572,2 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 1,38 miliar.
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Sulawesi Tengah 2015 - 2024)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Afrika Selatan. 41 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 73 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Afrika Selatan. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Afrika Selatan. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka
- Kertas dan karton
- Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik
- Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya
- Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya.
Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan lemak yang dapat dimakan yang sudah disiapkan dan .. Ekspor produk ini ke Afrika Selatan. berada di urutan pertama. Indonesia mengekspor US$ 390,65 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pembelahan mereka; lemak yang dapat dimakan yang sudah disiapkan; .. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 461,81 juta.
Di urutan kedua, ekspor Indonesia paling banyak adalah produk Kertas dan karton. Nilai ekspor dari Afrika Selatan. pada 2023 tercatat US$ 65,65 juta. Angka ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 57.701 ribu.
Masuk dalam kode HS 84, Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan suku cadang. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 65,27 juta, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 65.952 ribu. Selain Afrika Selatan. Indonesia juga mengandalkan ekspor Reaktor nuklir, boiler, mesin, dan peralatan mekanik ke Amerika Serikat. China, Jerman. Inggris Raya dan Meksiko. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
(Baca: Impor Bijih Indonesia dari Guiana Naik Menjadi US$ 0,54 Juta)
Ekspor Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya ke Afrika Selatan. saat ini merupakan yang terbesar. Untuk tujuan negara ini, Indonesia melakukan ekspor US$ 44,81 juta. Negara lainnya yang menjadi andalan ekspor Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya dengan nilai terbesar adalah Amerika Serikat. Jerman. Fransa, Italia. dan Afghanistan.
Selain itu Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya. dalam kategori produk dengan kode HS 87. Indonesia mengekspor sebanyak US$ 43,02 juta, lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 121,86 juta. Ekspor Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya. yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Afrika Selatan. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Kendaraan selain rolling stock kereta api atau trem, serta suku cadang dan aksesorisnya. Indonesia adalah Amerika Serikat. Jerman. Kanada. Inggris Raya dan Fransa.