Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Lombok Tengah pada 2024 sebesar 12,07%, mengalami penurunan 6,65% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 122.320 jiwa dari total 1.106.619 jiwa penduduk.
Dibandingkan kabupaten lain di Nusa Tenggara Barat, penurunan persentase kemiskinan Lombok Tengah menempatkannya pada urutan yang lebih baik. Kabupaten lain seperti Dompu dan Lombok Barat juga mengalami penurunan, namun Lombok Tengah menunjukkan performa yang cukup signifikan.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Gowa | 2024)
Data historis kemiskinan Lombok Tengah menunjukkan fluktuasi. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 27,98%, sementara terendah pada tahun 2024 yaitu 12,07%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2006 yaitu 5,51%, sedangkan pertumbuhan terendah pada tahun 2008 yaitu -13,29%. Secara nasional, pada tahun 2024, Lombok Tengah berada pada peringkat 165 dalam persentase kemiskinan.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Mamberamo Raya | 2024)
Jika dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), persentase kemiskinan Lombok Tengah menunjukkan penurunan yang konsisten. Hal ini berbeda dengan periode lima tahun terakhir (2020-2024) yang masih menunjukkan fluktuasi meskipun secara umum menurun.
Berikut perbandingan Kabupaten Lombok Tengah dengan kabupaten/kota lain di Nusa Tenggara Barat dengan persentase kemiskinan berdekatan:
Kota Bima
Kota Bima menempati peringkat 305 secara nasional dengan persentase kemiskinan 8,12%. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 15.810 jiwa dari total 163.824 jiwa penduduk. Garis kemiskinan di Kota Bima sebesar Rp 496.096,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat Rp 32,48 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sebesar 2,91%, namun angka kemiskinan juga mengalami penurunan sebesar 6,34%.
Kabupaten Dompu
Kabupaten Dompu berada di peringkat 189 nasional dengan persentase kemiskinan 11,59%. Jumlah penduduk miskinnya adalah 32.080 jiwa dari total 270.664 jiwa penduduk. Garis kemiskinan di Dompu tercatat Rp 469.647,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 36,12 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk mencapai 2,94%, namun kemiskinan juga mengalami penurunan 8,16%.
Kabupaten Lombok Barat
Kabupaten Lombok Barat mencatatkan persentase kemiskinan 12,65% dan menduduki peringkat 149 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin mencapai 96.570 jiwa dari total populasi 748.580 jiwa. Garis kemiskinan di Lombok Barat adalah Rp 576.478,00 per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar Rp 25,04 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sebesar 1,48% beriringan dengan penurunan angka kemiskinan 7,46%.
Kota Mataram
Dengan persentase kemiskinan 8,00%, Kota Mataram menempati posisi 309 secara nasional. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 43.740 jiwa dari total penduduk 459.683 jiwa. Garis kemiskinan di Mataram tercatat Rp 657.667,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 54,38 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sebesar 1,52%, sementara persentase kemiskinan sedikit turun 7,19%.
Kabupaten Sumbawa Barat
Kabupaten Sumbawa Barat mencatatkan persentase kemiskinan 12,23% dan menduduki peringkat 160 secara nasional. Jumlah penduduk miskinnya adalah 21.130 jiwa dari total penduduk 153.575 jiwa. Garis kemiskinan di Sumbawa Barat tercatat Rp 611.142,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 235,09 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk tercatat 3,36%, dan angka kemiskinan turun 5,56%.
Kabupaten Sumbawa
Kabupaten Sumbawa memiliki persentase kemiskinan 12,87% dan berada di peringkat 148 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 63.000 jiwa dari total populasi 526.008 jiwa. Garis kemiskinan di Sumbawa adalah Rp 477.774,00 per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita sebesar Rp 34,51 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk mencapai 0,79%, namun angka kemiskinan mengalami penurunan 7,48%.