Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Bogor semester 2025 sebesar 6,26 persen. Angka ini turun 0,79 persen dari tahun sebelumnya, dengan jumlah penduduk miskin berkurang 44.930 jiwa menjadi total 401.860 jiwa pada tahun berjalan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Muaro Jambi | 2004 - 2025)
Data historis 2004-2025 menunjukkan persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi 13,83 persen pada 2006, dan mencatatkan nilai terendah pada tahun 2025. Penurunan persentase kemiskinan terbesar terjadi tahun ini sebesar 11,21 persen.
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Bogor secara nasional saat ini berada di urutan 364 dari 514 kabupaten kota di Indonesia. Posisi ranking wilayah ini mengalami pergeseran naik turun selama periode pencatatan, dengan posisi terbaik tercatat pada tahun 2019.
Kabupaten Bandung
Berada di urutan 380 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 6,04 persen dengan penurunan sedikit 2,42 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin 236.060 jiwa, garis kemiskinan 468,97 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita 47,56 juta rupiah per tahun.
(Baca: Update 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Kep. Konawe Rp.53,97 Juta)
Kota Bogor
Posisi ranking nasional persentase kemiskinan di urutan 389, dengan angka 5,89 persen dan penurunan 9,80 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin 67.160 jiwa, garis kemiskinan 730,08 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita 60,70 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Karawang
Memiliki ranking persentase kemiskinan nasional di urutan 325, angka kemiskinan 7,08 persen dengan penurunan 9,92 persen periode terakhir. Jumlah penduduk miskin 169.800 jiwa, garis kemiskinan 617,90 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita 130,65 juta rupiah per tahun.