Desember 2025, Jumlah Penduduk Miskin di DI Yogyakarta 422,79 Ribu Jiwa
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Jumlah penduduk miskin di DI Yogyakarta pada Desember 2025, berkurang 3.030 jiwa menjadi 422,79 ribu jiwa dibandingkan dengan Maret 2025. Sementara jika dibandingkan dengan September 2024, Jumlah penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 430,47 ribu jiwa.
Turunnya jumlah penduduk miskin di provinsi ini, turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase penduduk miskin di DI Yogyakarta mencapai 10,08 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,15 persen dibandingkan Maret 2025 yang tercatat 10,23 persen. Sementara, dibandingkan dengan September 2024, angkanya turun 0,32 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Kediri Periode 2004 - 2024)
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 422,79 ribu jiwa pada September 2025 dibanding Maret 2025 dan lebih rendah dibanding September 2024. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 1.920 menjadi 319,12 ribu jiwa per September 2025. Sedangkan untuk jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat 103,67 ribu jiwa.
Kondisi kemiskinan di DI Yogyakarta ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.626,36 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.473,07 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.176,26 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.
(Baca: 5,68% Penduduk di Kota Magelang Masuk Kategori Miskin)
Garis kemiskinan untuk daerah perdesaan sebesar Rp.499,94 ribu per kapita/bulan. Dengan rincian Rp.414,73 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.187,12 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan. Sementara, garis kemiskinan di daerah perkotaan Rp.598,92 ribu per kapita/bulan, dengan rincian, sebesar Rp.493,98 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.187,12 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan.