Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Minggu, 17 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (17/5/2026) pukul 05.37 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 49 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 189 detik.
(Baca: Ada 137 Kejadian Bencana Alam Jelang Akhir Januari 2024, Banjir Terbanyak)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 Mei 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 14 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 108-171 detik.
Kemudian, 1 kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 22 mm dan lama gempa 214 detik serta 8 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-4 milimeter dan lama gempa 42-112 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 2.010 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 1.023 kali letusan.
(Baca: Jumlah Korban Menderita-Mengungsi karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)