PDB

PDB Menurut Daya Beli di Bhutan 2024

1
Agus Dwi Darmawan 13/06/2026 12:36 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) Bhutan 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

International Monetary Fund (IMF) mencatat PDB Paritas Daya Beli Bhutan sebesar 20,23 unit pada akhir tahun 2024, mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 2,18 persen. Angka ini merupakan nilai tertinggi yang pernah tercatat selama 10 tahun periode pengamatan, setelah tahun sebelumnya tercatat 19,8 unit pada 2023.

(Baca: PDRB ADHK Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum DKI Jakarta Tertinggi pada 2025)

Tiga tahun terakhir periode 2022-2024, Bhutan mencatatkan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 1,05 persen. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata pertumbuhan lima tahun terakhir 2020-2024 yang hanya mencapai 0,75 persen, dimana periode 2020 sempat terjadi kontraksi pertumbuhan turun 2,84 persen. Kontraksi disini berarti nilai PDB PPP mengalami penurunan absolut dibandingkan tahun sebelumnya, bukan hanya perlambatan laju pertumbuhan.

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Bhutan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Selama 10 tahun periode 2015-2024, hanya terjadi dua kali penurunan nilai PDB PPP yaitu pada tahun 2020 dan 2022. Penurunan terendah terjadi pada tahun 2020 pada masa pembatasan pandemi global, sedangkan kenaikan tertinggi selama periode ini terjadi pada tahun 2021 dengan pertumbuhan 3,44 persen. Fluktuasi yang terjadi berarti terdapat tahun dengan penurunan nilai, kemudian diikuti pemulihan pada tahun berikutnya tanpa pola kenaikan stabil terus menerus.

Peringkat PDB PPP Bhutan di kawasan Asia tetap bertahan di posisi 13 sepanjang tiga tahun terakhir, sama seperti posisi tahun 2021, 2022 dan 2023. Sebelumnya selama periode 2015 sampai 2020 Bhutan menempati peringkat 12 kawasan, sebelum mengalami penurunan satu peringkat sejak tahun 2021 dan belum mengalami perbaikan posisi hingga tahun 2024.

(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Musi Rawas | 2024)

Jika dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia, pertumbuhan PDB PPP Bhutan tahun 2024 lebih baik dibandingkan 9 negara lain di kawasan yang mengalami pertumbuhan negatif atau dibawah 1 persen. Dari seluruh negara di kawasan, Azerbaijan mencatatkan pertumbuhan terburuk tiga tahun terakhir dengan rata-rata negatif -3,89 persen, dimana Bhutan masih mencatatkan pertumbuhan positif pada periode yang sama.

Data proyeksi IMF menunjukkan PDB PPP Bhutan akan terus mengalami kenaikan hingga tahun 2030, dengan rata-rata pertumbuhan proyeksi sebesar 2,14 persen setiap tahun. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi akan membaik secara bertahap, dimana laju pertumbuhan akan kembali menembus diatas 2,5 persen pada tahun 2027 setelah sempat melambat pada 2025.

Secara keseluruhan, setelah melewati periode fluktuasi akibat guncangan pandemi, ekonomi Bhutan mulai menunjukkan pemulihan yang konsisten sejak tahun 2023. Meskipun belum kembali ke laju pertumbuhan diatas 3 persen seperti sebelum tahun 2020, tren kenaikan selama dua tahun terakhir menjadi sinyal positif bagi stabilitas ekonomi jangka menengah negara tersebut.

Data Pasar

Macro update by
13 June 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17.959 +0.19
Neraca perdagangan (Apr) 89,10 -97.32
Ekspor Migas (Apr) 1,16 -9.81
Impor Migas (Apr) 4,60 +45.09
Ekspor (Apr) 25,30 +12.32
Impor (Apr) 25,21 +31.28
Kunjungan Wisman (Apr) 1,25 +14.75
Inflasi yoy (Mei) 3,08% +0.66
Inflasi mom (Mei) 0,28% +0.15
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Mei) 113,79 +1.34

Data Populer

Loading...