Katadata Insight Center (KIC) dan Katadata Green merilis laporan Potret Narasi Transisi Energi dan Kehutanan dalam Lanskap Media di Indonesia pada April 2026.
Laporan ini salah satunya berisi analisis konten pemberitaan media daring yang terkait dengan "isu hijau" atau isu keberlanjutan.
Beberapa topik kunci yang menjadi fokus analisis adalah transisi energi, mineral kritis, serta forestry and other land use (FOLU) dengan sorotan utama masyarakat adat dan kawasan hutan.
Hasilnya, dari seluruh pemberitaan media daring di Indonesia yang dihimpun dengan metode crawling, kata kunci yang paling sering muncul adalah "transisi energi".
Selama periode Januari 2024-Mei 2025, kata kunci tersebut muncul dalam 2.291 artikel berita. Sebanyak 1.705 artikel membahasnya dalam konteks nasional dan 586 artikel terkait isu internasional.
"Fokus pemberitaan domestik pada implementasi kebijakan energi terbarukan dan penghentian PLTU, dibuktikan dengan kemunculan frasa terkait EBT pada 244 artikel," demikian dikutip dari laporan KIC dan Katadata Green.
"Hal ini menunjukkan bahwa media memosisikan transisi energi sebagai percepatan adopsi energi bersih, pembangunan PLTS/PLTB, serta peningkatan bauran EBT dalam sistem energi nasional," lanjutnya.
(Baca: Investasi EBT di Indonesia Kalah dari Migas dan Minerba sampai 2025)
Kemudian untuk topik FOLU, perhatian media massa pada masyarakat adat dan kawasan hutan hampir seimbang.
Kata kunci "masyarakat adat" muncul dalam 1.685 artikel (826 isu nasional; 859 isu internasional), dan kata kunci "kawasan hutan" masuk dalam 1.632 artikel (800 isu nasional; 832 isu internasional).
Untuk kata kunci "masyarakat adat", pemberitaan paling banyak berfokus pada isu hak tanah, konflik lahan, dan kekerasan terhadap komunitas adat.
"Topik mengenai Papua muncul sangat kuat, mengindikasikan bahwa wilayah tersebut menjadi pusat pemberitaan terkait konflik agraria dan ketegangan antara masyarakat adat, negara, dan perusahaan," kata tim peneliti.
Sementara, untuk kata kunci "kawasan hutan", pemberitaan banyak berfokus pada konflik penggunaan hutan, terutama soal pemanfaatan area konservasi menjadi perkebunan, khususnya perkebunan sawit.
Laporan lengkap Potret Narasi Transisi Energi dan Kehutanan dalam Lanskap Media di Indonesia dapat diunduh di tautan ini.
(Baca: Deforestasi Indonesia Melonjak pada 2025, Terbesar Lima Tahun Terakhir)