- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) Afrika Selatan pada tahun 2024 mencapai 7.42 unit, yang menunjukkan kenaikan dibanding rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) sebesar 7.31 unit dan rata-rata lima tahun terakhir (2019-2023) sebesar 7.21 unit. Tiga tahun terakhir mengalami fluktuatif dengan pola: 2021 tumbuh 1.75%, 2022 mengalami kontraksi sebesar 1.99% (penurunan nilai PDB PPP dari 7.38 ke 7.23 unit), lalu pulih dengan pertumbuhan 1.16% pada 2023 dan 1.39% pada 2024.
(Baca: Indonesia Impor Reaktor Nuklir Senilai US$ 10,31 Juta dari Portugal pada 2023)
Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional Afrika Selatan terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).
Dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2024), pertumbuhan tertinggi PDB PPP Afrika Selatan terjadi pada 2018 sebesar 6.89%, sementara terendah adalah kontraksi 1.99% pada 2022. Anomali tahun 2022 ini menyimpang dari tren kenaikan konsisten selama 7 tahun sebelumnya (2015-2021) di mana nilai PDB PPP selalu meningkat setiap tahun, dari 5.84 unit pada 2015 ke 7.38 unit pada 2021.
Secara peringkat regional Afrika, posisi Afrika Selatan pada 2024 naik menjadi peringkat 38, meningkat satu peringkat dari tahun 2023 yang berada di peringkat 37. Peningkatan ini menunjukkan bahwa daya beli implikasi mata uang Afrika Selatan berkembang lebih baik dibanding beberapa negara lain di wilayah Afrika pada tahun ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan Besar untuk Rokok dan Tembakau Kota Banjar | 2024)
IMF memproyeksikan PDB PPP Afrika Selatan akan terus meningkat hingga tahun 2030: 7.491 unit pada 2025 (pertumbuhan 1.02%), 7.661 unit pada 2026 (2.27%), dan mencapai 8.471 unit pada 2030. Proyeksi ini menunjukkan kondisi ekonomi daya beli Afrika Selatan akan terus membaik dibanding data terakhir tahun 2024, dengan pertumbuhan stabil setiap tahun.
Dibandingkan negara lain di Afrika, Afrika Selatan memiliki pertumbuhan PDB PPP yang lebih baik daripada Libya, negara dengan pertumbuhan terburuk tiga tahun terakhir turun 5.298%. Pada tahun 2024, Afrika Selatan berada di peringkat 38 regional, jauh lebih tinggi daripada Somalia (peringkat 50, terendah) dan lebih rendah daripada Sierra Leone (peringkat 1, tertinggi) berdasarkan pertumbuhan PDB PPP.