PDB

PDB Paritas Daya Beli (PPP) India 2015 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 09/04/2026 16:28 WIB
Image Loader
Memuat...
PDB Paritas Daya Beli (PPP) India 2015 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan data International Monetary Fund (IMF), PDB Paritas Daya Beli (PPP) India pada tahun 2024 mencapai 20.43 unit. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 20.40 unit, nilai ini sedikit lebih tinggi. Namun, dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 20.45 unit, nilai 2024 sedikit lebih rendah. Dalam tiga tahun terakhir, India mengalami kontraksi pada tahun 2022 dan 2023: pertumbuhan PDB PPP turun turun 1.15% pada 2022 dan -0.97% pada 2023, sebelum pulih menjadi pertumbuhan positif 0.7% pada 2024.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kazakhstan 2015 - 2024)

Satuan unit dalam data yang disajikan di artikel ini merupakan hasil perhitungan IMF atas nilai PDB harga berlaku mata uang nasional India terhadap dolar internasional. Dalam Publikasinya, IMF menyebutkan perhitungan digunakan untuk tujuan penyusunan komposit kelompok negara. Data yang dihasilkan ini dikatakan bukan sebagai sumber utama penyajian data paritas daya beli (PPP).

Dalam periode 10 tahun terakhir (2015-2024), nilai PDB PPP India mengalami fluktuatif yang jelas: dari nilai terendah 19.58 unit pada 2015 mencapai puncaknya di 2021 sebesar 20.73 unit. Anomali terjadi pada tahun 2018, di mana pertumbuhan hanya sebesar 0.09% yang sangat rendah dibanding rata-rata pertumbuhan 10 tahun sebesar 0.85%. Selain itu, tahun 2019, 2022, dan 2023 mengalami kontraksi, di mana nilai PDB PPP turun dibanding tahun sebelumnya, berbeda dengan tahun-tahun lain yang mengalami pertumbuhan positif.

Secara peringkat regional di kawasan Asia, India berada di posisi 12 pada tahun 2024, sama seperti tahun 2023 dan 2022. Sebelumnya, dari tahun 2015 hingga 2021, India berada di peringkat 11. Penurunan peringkat ini disebabkan oleh beberapa negara di kawasan Asia yang mengalami pertumbuhan PDB PPP lebih tinggi dibanding India pada periode 2021-2022, seperti Uzbekistan dengan pertumbuhan sebesar 10.67% dan Mongolia dengan 5.69% pada tahun tersebut.

(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Kamboja 2015 - 2024)

IMF memproyeksikan nilai PDB PPP India akan terus meningkat dari tahun 2025 hingga 2030. Proyeksi tahun 2025 adalah 20.66 unit dengan pertumbuhan 1.13%, yang lebih tinggi dari nilai 2024. Selanjutnya, pertumbuhan proyeksi akan mencapai puncaknya di 2029 sebesar 2.13%, dengan nilai PDB PPP mencapai 22.81 unit pada 2030. Kondisi proyeksi ini menunjukkan perbaikan ekonomi India dalam hal PDB PPP, tanpa adanya kontraksi yang terjadi pada tahun 2022 dan 2023.

Dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia, negara dengan pertumbuhan PDB PPP terburuk dalam tiga tahun terakhir adalah Azerbaijan dengan pertumbuhan negatif turun 3.90% pada tahun 2022, yang jauh lebih buruk dibanding India yang mengalami rata-rata pertumbuhan negatif -0.48% dalam periode yang sama. Secara peringkat nilai tahun terakhir, India berada di posisi 12 di kawasan Asia, sedangkan Uzbekistan berada di posisi pertama dengan nilai PDB PPP tertinggi, dan Timor Timur di posisi terakhir dengan nilai terendah.

Data Populer

Loading...