Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Bengkulu Selatan, menunjukkan persentase penduduk miskin turun sedikit menjadi 17,1% dari 17,51% pada tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin turun sedikit menjadi 31.800 orang, sementara total penduduk naik sedikit menjadi 176.459 jiwa dengan pertumbuhan 1,93%.
Dibandingkan kabupaten/kota tetangga di Provinsi Bengkulu, persentase kemiskinan Kabupaten Bengkulu Selatan berada di urutan ketiga tertinggi. Hanya Kabupaten Kaur (17,12%) dan Kabupaten Seluma (17,23%) yang memiliki persentase kemiskinan sedikit lebih tinggi, sedangkan Kota Bengkulu (13,76%) dan Kabupaten Kepahiang (12,9%) memiliki angka lebih rendah.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Pegunungan Bintang Menurut Sektor pada 2024)
Data historis kemiskinan periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada 2006 (37,45%) dan terendah pada 2024 (17,1%). Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 17,49%, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 17,44%, menunjukkan sedikit penurunan. Pertumbuhan kemiskinan terendah terjadi pada 2008 (-21,88%) dan tertinggi pada 2006 (5,94%). Rank se-Indonesia persentase kemiskinan stabil di urutan ke-75 pada tahun 2022 hingga 2024.
Kota Bengkulu
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-130 dengan nilai 13,76%. Jumlah penduduk miskin mencapai 52.960 orang, lebih besar daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Total penduduk kota ini 394.192 jiwa, dua kali lipat lebih banyak dari tetangga sebelah. Garis kemiskinan mencapai Rp820.354 per kapita per bulan, yang merupakan tertinggi di provinsi Bengkulu. Pendapatan per kapita masyarakat sebesar Rp8,34 juta per tahun, juga menjadi tertinggi di wilayah tersebut. Pertumbuhan kemiskinan turun sedikit turun 5,6%, dengan penurunan yang lebih besar dibandingkan Kabupaten Bengkulu Selatan.
Kabupaten Kaur
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-73 dengan nilai 17,12%, sedikit lebih tinggi daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Jumlah penduduk miskin hanya 21.750 orang, jauh lebih sedikit dibandingkan tetangga. Total penduduk kabupaten ini 135.182 jiwa, lebih kecil daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Garis kemiskinan sebesar Rp432.939 per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp3,74 juta per tahun. Pertumbuhan kemiskinan turun sedikit turun 3,12%, dengan penurunan yang lebih besar dibandingkan Kabupaten Bengkulu Selatan.
(Baca: Kredit Bank Umum Lapangan Usaha Listrik, Gas dan Air Periode 2015-2025)
Kabupaten Kepahiang
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-146 dengan nilai 12,9%, yang merupakan terendah di antara kabupaten/kota tetangga. Jumlah penduduk miskin 18.730 orang, paling sedikit di wilayah tersebut. Total penduduk 155.520 jiwa, lebih kecil daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Garis kemiskinan sebesar Rp488.445 per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp4,01 juta per tahun. Pertumbuhan kemiskinan turun sedikit turun 7,82%, dengan penurunan yang paling besar di antara semua kabupaten/kota tetangga.
Kabupaten Rejang Lebong
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-104 dengan nilai 14,65%. Jumlah penduduk miskin mencapai 41.160 orang, lebih besar daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Total penduduk 287.248 jiwa, lebih banyak daripada tetangga. Garis kemiskinan sebesar Rp595.125 per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp4,52 juta per tahun. Pertumbuhan kemiskinan turun sedikit turun 0,05%, dengan penurunan yang paling kecil di antara semua kabupaten/kota tetangga.
Kabupaten Seluma
Rank se-Indonesia persentase kemiskinan berada di urutan ke-72 dengan nilai 17,23%, tertinggi di antara kabupaten/kota tetangga. Jumlah penduduk miskin 35.080 orang, lebih besar daripada Kabupaten Bengkulu Selatan. Total penduduk 215.354 jiwa, lebih banyak daripada tetangga. Garis kemiskinan sebesar Rp502.739 per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp2,92 juta per tahun, terendah di wilayah tersebut. Pertumbuhan kemiskinan turun sedikit turun 3,41%, dengan penurunan yang lebih besar dibandingkan Kabupaten Bengkulu Selatan.