Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah tahun 2024 sebesar 6,58 persen, sedikit naik dari 6,44 persen tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 2,17 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 8.050 orang, sedangkan jumlah penduduk total wilayah ini adalah 120.824 jiwa. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan wilayah ini adalah 372, dan rank di pulau Kalimantan adalah 17.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bukit Tinggi Periode 2004 - 2024)
Data historis kemiskinan dari 2004 hingga 2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi di tahun 2006 sebesar 11,04 persen dan terendah di tahun 2020 sebesar 5,85 persen. Pertumbuhan kemiskinan tertinggi terjadi di 2006 (7,81 persen) dan terendah di 2007 (-19,29 persen). Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 6,47 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 6,13 persen, sehingga tahun 2024 memiliki angka lebih tinggi dari kedua rata-rata tersebut. Rank seindonesia bergeser dari 396 di 2023 ke 372 di 2024, artinya posisi kemiskinan wilayah ini sedikit lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Dibandingkan dengan kabupaten tetangga di Kalimantan Tengah, Kabupaten Murung Raya berada di urutan ke-2 dalam persentase kemiskinan tahun 2024, hanya di bawah Kabupaten Seruyan. Persentasenya 6,58 persen lebih tinggi dari Barito Utara (5,67 persen), Gunung Mas (5,68 persen), dan Kota Waringin Timur (5,66 persen), sedikit lebih rendah dari Barito Timur (6,66 persen), dan jauh lebih rendah dari Seruyan (7,08 persen). Jumlah penduduk miskin 8.050 orang lebih banyak dari Barito Utara dan Gunung Mas, tapi lebih sedikit dari kabupaten lain di kelompok ini.
Kabupaten Barito Timur
Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 6,66 persen, sedikit lebih tinggi dari Kabupaten Murung Raya. Jumlah penduduk miskin mencapai 8.740 orang, dengan pertumbuhan 1,75 persen dibanding tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 663,12 ribu rupiah per kapita per bulan, yang lebih tinggi dari rata-rata kabupaten tetangga, sementara pendapatan per kapita tahunan adalah 91,91 juta rupiah per kapita. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 371, satu posisi di atas Murung Raya. Jumlah penduduk total wilayah ini adalah 118.021 jiwa, sedikit lebih rendah dari Murung Raya, dengan pertumbuhan 1,92 persen tahun lalu.
Kabupaten Barito Utara
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Deiyai Periode 2010 - 2024)
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 5,67 persen, jauh lebih rendah dari Kabupaten Murung Raya. Jumlah penduduk miskin mencapai 7.600 orang, dengan pertumbuhan 6,44 persen yang cukup tinggi dibandingkan kabupaten tetangga. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 628,43 ribu rupiah per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita tahunan adalah 86,33 juta rupiah per kapita. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 414, yang menunjukkan posisi kemiskinan wilayah ini lebih baik dibanding Murung Raya. Jumlah penduduk total 158.514 jiwa, lebih banyak dari Murung Raya, meskipun pertumbuhan penduduknya sedikit turun sebesar 0,08 persen tahun sebelumnya.
Kabupaten Gunung Mas
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 5,68 persen, hampir sama dengan Barito Utara dan lebih rendah dari Kabupaten Murung Raya. Jumlah penduduk miskin mencapai 6.860 orang, dengan pertumbuhan 4,73 persen dibanding tahun sebelumnya. Garis kemiskinan terendah di antara kelompok kabupaten tetangga, yaitu 562,33 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita tahunan adalah 67,08 juta rupiah per kapita, yang juga lebih rendah dari kabupaten lain di kelompok ini. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 413, satu posisi di atas Barito Utara. Jumlah penduduk total 132.675 jiwa, dengan pertumbuhan 0,55 persen tahun lalu.
Kabupaten Kota Waringin Timur
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 5,66 persen, terendah di antara kelompok kabupaten tetangga Kabupaten Murung Raya. Jumlah penduduk miskin tertinggi di kelompok ini, mencapai 26.690 orang, meskipun pertumbuhannya hanya 0,45 persen dibanding tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 572,83 ribu rupiah per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita tahunan adalah 84,77 juta rupiah per kapita. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 416, yang menunjukkan posisi kemiskinan wilayah ini lebih baik dibanding Murung Raya. Jumlah penduduk total 443.033 jiwa, jauh lebih banyak dari semua kabupaten tetangga, dengan pertumbuhan 2,16 persen tahun lalu.
Kabupaten Seruyan
Persentase kemiskinan tahun 2024 sebesar 7,08 persen, tertinggi di antara kelompok kabupaten tetangga Kabupaten Murung Raya. Jumlah penduduk miskin mencapai 16.059 orang, dengan pertumbuhan 2,22 persen dibanding tahun sebelumnya. Garis kemiskinan di wilayah ini adalah 642,28 ribu rupiah per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita tahunan adalah 72,33 juta rupiah per kapita. Rank seindonesia untuk persentase kemiskinan adalah 344, yang menunjukkan posisi kemiskinan wilayah ini lebih buruk dibanding Murung Raya. Jumlah penduduk total 158.282 jiwa, dengan pertumbuhan 3,34 persen tahun lalu, yang cukup tinggi dibanding kabupaten tetangga lainnya.