Nilai ekspor menurut kelompok barang kode SITC 24 kayu dan gabus provinsi Sulawesi Selatan pada Januari 2026 dilaporkan turun menjadi 49,63 ribu ton.
Turunnya nilai ekspor ini berkontribusi terhadap penurunan cadangan devisa dan nilai ekspor total yang sebelumnya dalam tren naik lima bulan terakhir. Bank Indonesia (BI) melaporkan, jumlah ekspor bulanan pada Januari 2025 sebelumnya yang tercatat lebih tinggi yakni 73,83 ribu ton.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Periode 2013-2024)
Sulawesi Selatan dalam rekap dokumen pabean impor mencatatkan 22 kelompok barang yang di ekspor dari provinsi ini. Barang-barang tersebut dikelompokkan dalam SITC 2 digit. Kelompok barang dengan jumlah ekspor tertinggi yakni ekspor barang dengan SITC kode 07 kopi, teh, coklat, rempah-rempah .
(Baca: Provinsi Kalimantan Barat Ekspor 1,72 Juta Ton Ikan Kerang Kerangan Moluska dan Olahannya)
Data historis 9 bulan terakhir, ekspor dari Sulawesi Selatan dengan jumlah tertinggi pernah dicatatkan pada Desember 2025 sebesar 73,83 ribu ton dan terendahnya terjadi pada Februari 2025 dengan jumlah ekspor 10,8 ribu ton.
Berikut ini adalah ekspor dari provinsi Sulawesi Selatan menurut kode SITC 2 digit dengan jumlah ekspor tertinggi per Januari 2026:
- SITC kode 07 kopi, teh, coklat, rempah-rempah 24,25 juta ton
- SITC kode 28 bijih logam dan sisa-sisa logam 18,1 juta ton
- SITC kode 03 ikan, kerang-kerangan, moluska dan olahannya 17,75 juta ton
- SITC kode 29 bahan nabati dan hewani lainnya 15,13 juta ton
- SITC kode 67 besi dan baja 8,53 juta ton
- SITC kode 66 barang-barang dari mineral bukanligam 3,8 juta ton
- SITC kode 08 makanan ternak 1,33 juta ton
- SITC kode 05 buah-buahan dan sayur-sayuran 825,84 ribu ton
- SITC kode 89 hasil industri lainnya 334,28 ribu ton
- SITC kode lain lain 329,48 ribu ton