Gunung Semeru Kembali Erupsi Sore Ini (Minggu, 4 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (4/1/2026) pukul 16.18 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 36 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 119 detik.
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 4 Januari 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 33 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-23 milimeter dan lama gempa 61-124 detik.
Kemudian, 12 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2-8 milimeter dan lama gempa 37-66 detik serta 2 kali harmonik dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 251-388 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 60 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 36 kali letusan.
(Baca: Gempa Bumi Berkekuatan 4.4 M Guncang Babar, Indonesia)