Menurut laporan We Are Social, pada kuartal I 2025 pengguna internet global rata-rata menghabiskan waktu 426 menit (7 jam 6 menit) per minggu untuk berselancar di media sosial.
Nigeria menjadi negara dengan durasi akses media sosial terlama, yaitu mencapai 826 menit (13 jam 46 menit) dalam sepekan. Durasinya hampir dua kali lipat lebih lama dari rata-rata global.
Sementara Indonesia menempati peringkat ke-17 global, dengan rata-rata durasi akses media sosial 529 menit (8 jam 49 menit) per minggu.
Berikut daftar 20 negara dengan rata-rata durasi akses media sosial terlama global, per kuartal I 2025:
- Nigeria: 826 menit (13 jam 46 menit) per minggu
- Kenya: 810 menit (13 jam 30 menit)
- Filipina: 773 menit (12 jam 53 menit)
- Brasil: 710 menit (11 jam 50 menit)
- Ghana: 699 menit (11 jam 39 menit)
- Afrika Selatan: 693 menit (11 jam 33 menit)
- Argentina: 684 menit (11 jam 24 menit)
- Chile: 679 menit (11 jam 19 menit)
- Kolombia: 677 menit (11 jam 17 menit)
- Meksiko: 661 menit (11 jam 01 menit)
- Turki: 629 menit (10 jam 29 menit)
- Malaysia: 626 menit (10 jam 26 menit)
- Selandia Baru: 565 menit (9 jam 25 menit)
- Serbia: 562 menit (9 jam 22 menit)
- Irlandia: 534 menit (8 jam 54 menit)
- Thailand: 533 menit (8 jam 53 menit)
- Indonesia: 529 menit (8 jam 49 menit)
- Mesir: 516 menit (8 jam 36 menit)
- Australia: 509 menit (8 jam 29 menit)
- Uni Emirat Arab/UEA: 507 jam (8 jam 27 menit)
We Are Social menghimpun data ini dari laporan survei GWI kuartal I 2025, dengan sampel pengguna internet berusia 16 tahun ke atas di seluruh dunia.
Laporan tersebut menemukan, mayoritas atau 50,5% responden global mengakses media sosial untuk terhubung dengan keluarga dan teman.
Ada pula yang memanfaatkan media sosial untuk mengisi waktu luang (39,3%), membaca berita (35,9%), dan mencari konten berupa artikel atau video (30,5%).
(Baca: Pengguna WhatsApp Global Meningkat sampai Kuartal I 2025)