Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nias Selatan mencapai 3,03% pada 2024. Angka ini berkurang 0,45% dibandingkan Desember 2023 yang tercatat 3,48%. Sementara, dibandingkan dengan Desember 2022, angkanya turun 0,66%.
Besarnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) dalam lima tahun terakhir, pernah berada di titik tertinggi pada 2020 sebesar 4,15% dan terendah pernah tercatat pada 2019 silam sebesar 2,24%.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Cianjur 1,33 Juta dan Angka Pengangguran 5,99%)
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 346 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada 2024 yakni 4,1%.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) ini, tercermin dari angka penduduk yang bekerja dan jumlah angkatan kerja yang dipublish BPS tahun ini. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Nias Selatan mengalami trend kenaikan dalam 17 tahun terakhir sedangkan dalam lima tahun terakhir, jumlah angkatan kerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 171,17 ribu pekerja dan di tahun 2024 naik menjadi 223 ribu pekerja.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Sukabumi 7,11%)
Sedangkan untuk jumlah penduduk yang bekerja, Jumlah pekerja di Kabupaten Nias Selatan mengalami trend kenaikan dalam 15 tahun terakhir sedangkan dalam lima tahun terakhir, jumlah pekerja dalam tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah pekerja sebanyak 164,86 ribu pekerja, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 3.857 pekerja menjadi 216,24 ribu pekerja pada tahun 2024.
Berkurangnya data tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Nias Selatan tidak terkait langsung dengan pertumbuhan ekonomi di wilayah ini yang juga terus meningkat di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 3,82 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 3,65 persen.
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terbesar di provinsi Sumatera Utara pada 2024 yakni :
- Kota Medan 8,13%
- Kabupaten Deli Serdang 8,02%
- Kota Pematang Siantar 8%
- Kabupaten Tapanuli Tengah 7,45%
- Kabupaten Mandailing Natal 7,22%
- Kota Padang Sidimpuan 7,17%
- Kota Sibolga 6,52%
- Kota Tebing Tinggi 6,18%
- Kabupaten Langkat 6,08%
- Kabupaten Asahan 5,94%
Berikut ini sepuluh kabupaten/kota dengan tingkat pengangguran terbuka dari urutan yang terkecil pada 2024 yakni :
- Kabupaten Samosir 0,89%
- Kabupaten Humbang Hasundutan 0,92%
- Kabupaten Pakpak Bharat 0,97%
- Kabupaten Nias Barat 1%
- Kabupaten Toba Samosir 1,09%
- Kabupaten Tapanuli Utara 1,21%
- Kabupaten Dairi 1,43%
- Kabupaten Nias 2,1%
- Kabupaten Karo 2,4%
- Kabupaten Nias Utara 2,82%