Jumlah pekerja di Kabupaten Cianjur dalam tiga tahun terakhir mengalami peningkatan. Secara historis, tahun 2022 tercatat 1,12 juta pekerja, pada 2023 kemudian meningkat menjadi 1,28 juta pekerja dan untuk 2024 tercatat sebanyak 1,33 juta pekerja.
Data penduduk yang bekerja ini dihasilkan dari survei sakernas tahunan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Definisi penduduk yang bekerja dalam metode survei sakernas di definisikan seperti berikut. Penduduk adalah mereka yang telah berusia 15 tahun ke atas.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Sukabumi 7,11%)
Arti penduduk yang bekerja yakni mereka yang melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu terakhir. Bekerja selama satu jam tersebut harus dilakukan berturut-turut dan tidak terputus.
Sementara itu, menurut catatan BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Cianjur pada Desember 2024, berkurang 1,72% menjadi 5,99% dibandingkan dengan Desember 2023. Sementara dibanding Desember 2022, tingkat pengangguran terbuka (TPT) juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 8,41%.
Tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurut kabupaten kota adalah data mentah yang bersumber dari BPS. Data diproduksi tahunan dengan satuan persen. Data ini tersedia untuk periode 2018-2023.
nama_kab
Pengurangan data tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun ini bisa tergambar dari kondisi jumlah angkatan kerja dan jumlah penduduk yang bekerja. Jumlah angkatan kerja di Kabupaten Cianjur mengalami trend kenaikan dalam 34 tahun terakhir dan berlanjut pasca covid. Dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah angkatan kerja juga ikut tren naik. Tercatat pada tahun 2022 jumlah angkatan kerja sebanyak 1,22 juta jiwa, kemudian jumlahnya naik dari tahun sebelumnya sebanyak 25.698 jiwa menjadi 1,42 juta jiwa pada tahun 2024.
Dibandingkan kabupaten/kota lainnya, tingkat pengangguran terbuka di kabupaten/kota ini berada di urutan 96 secara nasional. Adapun rata-rata nasional tingkat pengangguran terbuka pada 2024 yakni 4,1%.
Turunnya tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Cianjur berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang anjlok di tahun 2024. Perekonomian di wilayah ini pada 2024 lalu tercatat 5,14 persen. Sebelumnya pada 2023 pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota ini tercatat 5,16 persen.
Data Kependudukan di Kabupaten Cianjur:
Jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur tercatat 2,58 juta jiwa data per 2024. Dalam 28 tahun terakhir, jumlah penduduk terus mengalami kenaikan. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 2,69%. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang tercatat 0,22%.
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk Kabupaten Cianjur berada di urutan enam, sementara bila dikelompokkan menurut pulau, kabupaten/kota ini di urutan 11.
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Nias Barat pada 2024)
Pada 2024, mayoritas penduduk Kabupaten Cianjur di dominasi oleh usia produktif (umur pada rentang 15-59 tahun) jumlahnya mencapai 1,63 juta atau 63,03% dari total populasi. Sedangkan usia anak-anak (umur 0-14 tahun) serta usia lanjut yang berumur lebih dari 60 tahun masing-masing sebesar 25,83% dan 11,13%.
Berikut ini jumlah penduduk menurut umur di Kabupaten Cianjur pada Juni 2024 bersumber dari publikasi BPS :
- Umur 0-4 tahun 175,79 ribu jiwa (6,8%)
- Umur 5-9 tahun 246,81 ribu jiwa (9,55%)
- Umur 10-14 tahun 245,16 ribu jiwa (9,48%)
- Umur 15-19 tahun 162,88 ribu jiwa (6,3%)
- Umur 20-24 tahun 221,14 ribu jiwa (8,56%)
- Umur 25-29 tahun 209,38 ribu jiwa (8,1%)
- Umur 30-34 tahun 193,17 ribu jiwa (7,47%)
- Umur 35-39 tahun 185,17 ribu jiwa (7,16%)
- Umur 40-44 tahun 191,67 ribu jiwa (7,42%)
- Umur 45-49 tahun 174,12 ribu jiwa (6,74%)
- Umur 50-54 tahun 162,06 ribu jiwa (6,27%)
- Umur 55-59 tahun 129,61 ribu jiwa (5,01%)
- Umur 60-64 tahun 108,44 ribu jiwa (4,2%)
- Umur 65-69 tahun 72,54 ribu jiwa (2,81%)
- Umur 70-74 tahun 52,61 ribu jiwa (2,04%)
- Umur lebih dari 75 tahun 54,19 ribu jiwa (2,1%)