Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan tenaga listrik yang dibangkitkan di Papua Barat pada 2023 tumbuh -43.53% menjadi 402.89 gwh. Dalam enam tahun terakhir, tenaga listrik yang dibangkitkan menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan
Sebelumnya menurut rekam jejak enam tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Papua Barat pernah terjadi pada 2020 dengan pertumbuhan sebesar 98%. Adapun dalam enam tahun terakhir, tenaga listrik yang dibangkitkan tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5,95%
(Baca: Jumlah Usaha Mikro Kecil Periode 2013-2024)
Urutan pertama adalah Jawa Tengah, wilayah ini mencatatkan hingga 68.376 gwh. Provinsi ini mencatatkan peningkatan 3.007,65 gwh dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Berikutnya adalah Banten yang mencatatkan tenaga listrik yang dibangkitkan 52,57 ribu gwh lebih kecil periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, tenaga listrik yang dibangkitkan di provinsi ini turun 1,29% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, tenaga listrik yang dibangkitkan di Jawa Timur turun 3,57% menjadi 44,36 ribu gwh dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Jawa Barat dengan tenaga listrik yang dibangkitkan 39,57 ribu gwh (turun 0,1%) dan tenaga listrik yang dibangkitkan di Sumatera Utara turun 4,84% menjadi 18,23 ribu gwh dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Harga Beras Kualitas Super I di Pasar Tradisional Periode Januari 2025-2026)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan tenaga listrik yang dibangkitkan jumlah tertinggi:
- Jawa Tengah 68.376 gwh
- Banten 52,57 ribu gwh
- Jawa Timur 44,36 ribu gwh
- Jawa Barat 39,57 ribu gwh
- Sumatera Utara 18,23 ribu gwh
- DKI Jakarta 16,71 ribu gwh
- Sumatera Selatan 12,81 ribu gwh
- Sulawesi Selatan 9.239,97 gwh
- Riau 6.132,59 gwh
- Lampung 5.510,49 gwh