Harga Komoditas Nikel untuk Kontrak 3 Bulan ke Depan Pagi Hari Diperdagangkan US$17.040 /Ton (Senin, 20 Juli 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan untuk transaksi Senin, 20 Juli 2026 naik. Perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan hari ini tercatat US$17.040 per ton. Angka ini lebih tinggi dibandingkan perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka US$16.870 per ton. Kondisi saat ini serupa dengan pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam satu hari terakhir yang sedang dalam tren turun.
Seminggu terakhir, pergerakan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan tumbuh 3,05% dengan rata-rata harga transaksi harian adalah US$16,85 ribu per ton. Perhitungan Katadata Insight Center (KIC), dalam setahun berjalan (year-to-date/ytd), harga komoditas nikel tersebut telah naik 0,74%. Bahkan dari harga tertingginya tahun ini di US$19.675 per ton, harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan telah turun 13.39%.
Secara tahunan, rata-rata perdagangan harga komoditas nikel untuk kontrak 3 bulan ke depan dalam lima tahun terakhir dalam tren turun. Sementara itu, untuk pantauan harga secara bulanan, transaksi dalam 12 bulan terakhir cenderung naik. Tertinggi, harga rata-rata bulanan komoditas komoditas nikel pernah tercatat yakni pada Mei 2026 diharga US$19,01 ribu per ton.
Faktor yang Memengaruhi Harga Nikel
Harga nikel dipengaruhi oleh lonjakan permintaan untuk baterai kendaraan listrik (EV) di satu sisi, dan besarnya pasokan dari Indonesia sebagai produsen nikel terbesar dunia di sisi lain. Kebijakan hilirisasi dan larangan ekspor bijih, ekspansi smelter, hingga permintaan baja nirkarat (stainless steel) menjadi penggerak utama.
Apa Itu Nikel dan Kenapa Harganya Dipantau?
Nikel adalah logam yang diperdagangkan dengan acuan London Metal Exchange (LME) dan menjadi bahan baku strategis baterai serta baja nirkarat. Indonesia memegang cadangan dan produksi nikel terbesar dunia, sehingga kebijakan dalam negeri berdampak langsung ke harga global.
Kenapa Harga Nikel Hari Ini Bisa Naik atau Turun?
(Baca: IHPB Cat tembok Naik 2,41% ke Level 111,14 pada Juni 2026)
Harga nikel harian banyak digerakkan oleh permintaan baterai EV, dinamika pasokan smelter Indonesia, harga baja nirkarat, serta arah dolar AS dan ekonomi Tiongkok. Dalam 30 hari terakhir, tren harga nikel cenderung turun (pelemahan).
Kebijakan pemangkasan RKAB Indonesia memicu lonjakan harga nikel dunia pekan ini. seperti diberitakan Katadata "Harga nikel di London Metal Exchange (LME) naik 2,4% ke level US$ 17.205 per ton." Kenaikan ini menjadi yang tertinggi dalam tiga pekan terakhir.
Pemerintah menambah persetujuan produksi nikel 2026 guna menutupi kekurangan bahan baku smelter. seperti diberitakan Katadata "nikel tidak ada kenaikan kecuali hanya memenuhi kebutuhan untuk smelter yang masih kekurangan pasokan," tegas Dirjen Minerba ESDM.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | +0.08 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |