Gunung Lewotobi Laki-laki Kembali Erupsi Hari Ini, Tinggi Letusan Capai 900 Meter

Demografi
1
Irfan Fadhlurrahman 20/06/2024 07:02 WIB
8 Gunung Api di Indonesia dengan Jumlah Erupsi Terbanyak (1 Januari 2024 - 20 Juni 2024)
databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali erupsi pada Kamis (20/6/2024) pukul 07.31 WITA. Dalam sepekan terakhir, Gunung Lewotobi Laki-laki sudah erupsi 19 kali.

Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 900 meter di atas puncak (2.484 meter di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya dan barat. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47,3 milimeter dan durasi 392 detik.

(Baca: Inilah 10 Letusan Gunung Berapi Paling Dahsyat dan Mematikan Sepanjang Sejarah)

Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 20 Juni 2024 pukul 00.00-06.00 WITA menunjukkan terjadi 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4,4 milimeter dan lama gempa 18 detik.

Kemudian, 22 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 3,7-14,8 milimeter dan lama gempa 7-12 detik serta 3 kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 7,4-23,6 milimeter s-p 0,8-2,3 detik dan lama gempa 12-16 detik.

PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 4 kilometer pada arah Utara-Timur Laut dan 5 kilometer pada sektor Timur Laut.

Selama tahun 2024, MAGMA Indonesia telah merekam 1.209 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (529 kali letusan) sedangkan Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi 222 kali.

(Baca: Amerika Serikat Punya Jumlah Gunung Berapi Terbanyak di Dunia, Bagaimana Indonesia?)

Data Populer
Lihat Semua