Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat, terdapat 50 kabupaten/kota dengan penggunaan rawat inap aglomerasi mingguan di atas rata-rata nasional yang saat ini tercatat 0,25 pasien per 100 ribu penduduk/minggu data per Minggu, 26 Februari 2023.
(Baca: Jumlah Konfirmasi Positif Covid-19 Mingguan di Kota Pontianak Menjadi yang Terbanyak di Kalimantan Barat (Sabtu, 25 Februari 2023))
Penggunaan rawat inap lima kabupaten/kota teratas dengan angka lebih dari 0,58 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, yaitu kota Madiun, Blitar, Purwakarta, kota Blitar dan kota Tasikmalaya dengan masing-masing nilai 1,12 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,94 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,93 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,69 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,58 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Rekapitulasi data Covid nasional dari Kementerian Kesehatan memperlihatkan, penggunaan rawat inap sebagian besar kabupaten/kota di luar pulau Jawa terjadi peningkatan. Kondisi penggunaan rawat inap harian dengan angka lebih tinggi dari sebelumnya tercatat di dua kabupaten/kota dan satu kabupaten/kota mencatatkan penggunaan rawat inap lebih rendah.
(Baca: Penyebaran Omicron Seminggu, Paling Cepat Terjadi di Negara Hongaria (Selasa, 28 Februari 2023))
Wilayah di luar Jawa dengan nilai penggunaan rawat inap tertinggi beberapa di antaranya adalah kota Metro, Bangka Selatan dan Bangka Barat dengan masing-masing penggunaan rawat inap yakni 0,57 pasien per 100 ribu penduduk/minggu, 0,47 pasien per 100 ribu penduduk/minggu dan 0,46 pasien per 100 ribu penduduk/minggu.
Meski penularan Covid-19 di sebagian wilayah telah turun, pemerintah mengimbau agar semua orang ikut mengurangi transmisi Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, serta sering mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Tak berkerumun dan mengurangi mobilitas turut berkontribusi menekan laju penularan virus corona.