Tren Investasi Australia di RI Cenderung Turun dalam 5 Tahun Terakhir

Ekonomi & Makro
1
Cindy Mutia Annur 08/06/2022 18:20 WIB
Nilai Investasi Australia di Indonesia (2017-2022*)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Tren investasi Australia di Indonesia cenderung menurun dalam 5 tahun terakhir.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pada 2017 realisasi investasi dari Australia sebesar US$513,86 juta. Jumlahnya kemudian meningkat pada 2018 menjadi US$597,43 juta.

Namun, selama periode 2019-2021 realisasi investasinya cenderung berkurang seperti terlihat pada grafik.

Terakhir, nilai investasi Australia ke Indonesia pada 2021 menjadi US$195,19 juta, turun 44% (year-on-year/yoy) dibanding tahun sebelumnya sekaligus menjadi yang terendah dalam 5 tahun terakhir.

Adapun nilai investasi Australia ke Indonesia di tahun ini baru mencapai US$46,83 juta hingga 8 Juni 2022.

Jumlah proyek investasi Australia ke dalam negeri juga cenderung fluktuatif selama lima tahun terakhir.

Tercatat, ada 730 proyek investasi negara tersebut di Tanah Air pada 2017. Kemudian, jumlahnya turun menjadi 635 proyek pada 2018 dan naik menjadi 1.048 proyek pada 2019.

Lalu jumlah proyeknya sempat meroket menjadi 1.562 proyek pada 2020, dan turun menjadi 839 proyek pada 2021.

Hingga 8 Juni 2022, jumlah proyek investasi Australia di Indonesia sebanyak 411 proyek.

(Baca: Australia Mau Beri Dana Hibah ke RI, Ini Riwayat Perdagangan Kedua Negara)

Editor : Adi Ahdiat
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.