Redam Inflasi AS, The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan Secara Agresif 50 Bps

Ekonomi & Makro
1
Viva Budy Kusnandar 09/05/2022 16:10 WIB
Pergerakan Inflasi Tahunan AS dan Suku Bunga Acuan The Fed (Jan 2021 – Mei 2022)
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) telah menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 1% pada Rabu (4/5/2022).

Kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 50 bps tersebut merupakan yang terbesar dalam 22 tahun terakhir. Terakhir, bank sentral Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga secara agresif pada 31 Mei 2000. Seperti diketahui, suku bunga The Fed berada di bawah level 1% sejak Maret 2020.

Kebijakan tersebut ditempuh untuk meredam inflasi tinggi di negeri Paman Sam yang telah mencapai 8,5% (year on year/yoy) hingga Maret 2022 seperti terlihat pada grafik. Sebagai informasi, Amerika mengalami tekanan inflasi tinggi sejak pertengahan 2021 seiring naiknya harga pangan dan komoditas energi. Harga komoditas pangan dan energi salah satunya dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina.

(Baca: Inflasi AS Makin Tinggi pada Maret 2022, Ini Rinciannya)

Berikut ini inflasi tahunan (yoy) AS per Maret 2022:

  • Inflasi umum 8,5%
  • Makanan 8,8%
  • Energi 32%

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada April 2021 terjadi inflasi sebesar 0,95% (month to month/m-to-m) atau sebesar 3,47% (yoy). Sementara Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia berikutnya dijadwalkan pada 23-24 Mei 2022.

 

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.