Virus Covid-19 varian Omicron (B.1.1.529) di dunia semakin menyebar dan telah mencapai 1,45 juta kasus pada Jumat, 25 Februari 2022. Zambia berada di urutan pertama dengan penambahan kasus Omicron per minggu tumbuh 405,77 persen. Di negara ini, GISAID mencatat jumlah penambahan kasus Omicron sebanyak 263 jiwa. Secara harian kasus di wilayah ini turun 3,66 persen dibandingkan hari sebelumnya.
(Baca: 6 Produk Ramah Lingkungan yang Paling Banyak Dibeli Masyarakat)
Berikutnya adalah Oman yang mencatatkan penambahan kasus Omicron 250 persen lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Sedangkan untuk data harian, penambahan kasus Omicron di negara ini turun 16,67 persen dibandingkan kemarin.
Kemudian, penambahan kasus Omicron di Selandia Baru naik 61,55 persen menjadi 1.664 kasus dibandingkan pekan sebelumnya, Maroko dengan penambahan kasus Omicron 73 kasus (naik 58,7%) dan penambahan kasus Omicron di Mauritius naik 43,36 persen menjadi 162 kasus dibandingkan pekan sebelumnya
(Baca: KIC: Dampak Lingkungan Mulai Jadi Faktor Konsumen Membeli Produk Baru)
Sementara untuk penambahan kasus Omicron di Indonesia, hingga data Jumat, 25 Februari 2022 tercatat ada 6.453 kasus atau turun 0,83 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak pertama kali termonitor, Omicron di Indonesia terus bergerak naik.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omicron di seluruh dunia tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.