Data per 2024, pertumbuhan PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di Kep. Bangka Belitung tercatat 2,31% menjadi Rp7.623,09 miliar. Sebelumnya, Kep. Bangka Belitung pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2014 sebesar 10,97%. Sedangkan rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 3,29%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Lamandau Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2024, PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp836,27 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 72,22% dari total seluruh provinsi.
Urutan pertama adalah Sumatera Utara, wilayah ini mencatatkan hingga Rp144,03 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp5.436,09 miliar dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Jawa timur berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di provinsi ini tumbuh 0,34%. Periode yang sama tahun sebelumnya PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di provinsi ini tercatat Rp134,45 triliun.
Selanjutnya, PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di Jawa Tengah naik 1,17% menjadi Rp118,49 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di Riau naik 2,64% menjadi Rp118,01 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian di Jawa Barat naik 1,65% menjadi Rp101,85 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Update 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Melawi Rp.31,66 Juta)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan PDRB ADHK sektor pertanian, peternakan, perburuan dan jasa pertanian jumlah tertinggi:
- Sumatera Utara Rp144,03 triliun
- Jawa Timur Rp134,9 triliun
- Jawa Tengah Rp118,49 triliun
- Riau Rp118,01 triliun
- Jawa Barat Rp101,85 triliun
- Lampung Rp54,57 triliun
- Sulawesi Selatan Rp44,43 triliun
- Sumatera Selatan Rp44,26 triliun
- Jambi Rp42,53 triliun
- Sumatera Barat Rp33,19 triliun