Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Paser mencapai 8,63 persen pada 2024.
Angka ini sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 9,11 persen. Dengan jumlah penduduk 307.291 jiwa, terdapat 25.280 penduduk miskin di Kabupaten Paser.Pertumbuhan persentase kemiskinan menunjukkan penurunan sebesar 5,27 persen. Kabupaten Paser berada di peringkat ke-284 secara nasional untuk persentase kemiskinan.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Sampang Periode 2004 - 2024)
Dilihat dari data historis, persentase kemiskinan tertinggi di Kabupaten Paser terjadi pada 2006, yaitu 16,39 persen. Sedangkan persentase kemiskinan terendah terjadi pada 2012, yaitu 7,65 persen. Pertumbuhan tertinggi angka kemiskinan terjadi pada tahun 2006 sebesar 11,19 persen, sementara pertumbuhan terendah terjadi pada tahun 2009 turun 31,44 persen. Rata-rata persentase kemiskinan dalam tiga tahun terakhir adalah 9,32 persen, dan dalam lima tahun terakhir adalah 9,21 persen.
Dibandingkan dengan kabupaten lain di Kalimantan Timur, Kabupaten Paser memiliki persentase kemiskinan yang relatif mirip dengan Kabupaten Kutai Timur (8,81 persen). Namun, Kabupaten Paser memiliki persentase kemiskinan yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Mahakam Hulu (10,75 persen), tetapi lebih tinggi dari Kabupaten Berau (5,08 persen) dan Kabupaten Penajam Paser Utara (6,69 persen).
Kabupaten Berau
Kabupaten Berau menempati urutan ke-439 secara nasional dalam hal persentase kemiskinan. Dengan angka kemiskinan 5,08 persen, terdapat 12.350 jiwa penduduk miskin dari total 288.943 jiwa. Garis kemiskinan di Berau adalah Rp 731.250,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 194,08 juta per tahun. Terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 8,30 persen. Jumlah penduduk meningkat 4,60 persen, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik di wilayah tersebut.
Kabupaten Kutai Barat
Kabupaten Kutai Barat memiliki persentase kemiskinan 9,56 persen, menempatkannya pada peringkat ke-252 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 14.490 jiwa dari total populasi 182.544 jiwa. Garis kemiskinan di Kutai Barat tercatat sebesar Rp 716.440,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 222,08 juta per tahun. Penurunan angka kemiskinan sebesar 1,65 persen. Pertumbuhan penduduk tercatat 3,13 persen, yang menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
(Baca: 20,74% Penduduk di Kabupaten Lombok Utara Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Kutai Kartanegara
Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat persentase kemiskinan sebesar 7,28 persen, menempatkannya di urutan ke-336 secara nasional. Terdapat 59.000 jiwa penduduk miskin dari total 793.131 jiwa. Garis kemiskinan di Kutai Kartanegara adalah Rp 682.490,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 259,19 juta per tahun. Angka kemiskinan mengalami penurunan sebesar 4,34 persen. Peningkatan jumlah penduduk sebesar 1,34 persen, menunjukkan bahwa ada migrasi atau pertumbuhan alami yang stabil di wilayah ini.
Kabupaten Kutai Timur
Kabupaten Kutai Timur memiliki persentase kemiskinan 8,81 persen, menempati urutan ke-274 secara nasional. Jumlah penduduk miskin tercatat 37.110 jiwa dari total populasi 433.327 jiwa. Garis kemiskinan di Kutai Timur mencapai Rp 753.332,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di kabupaten ini adalah Rp 344,49 juta per tahun. Angka kemiskinan sedikit naik, dengan pertumbuhan sebesar 0,19 persen. Jumlah penduduk bertumbuh sebesar 1,36 persen.
Kabupaten Mahakam Ulu
Kabupaten Mahakam Ulu mencatat persentase kemiskinan tertinggi di antara kabupaten lain yang dibandingkan, yaitu 10,75 persen, dan berada di urutan ke-213 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 2.900 jiwa dari total populasi 39.319 jiwa. Garis kemiskinan di Mahakam Ulu adalah Rp 792.742,00 per kapita per bulan, yang juga tertinggi dibandingkan kabupaten lainnya. Pendapatan per kapita mencapai Rp 110,20 juta per tahun. Angka kemiskinan turun sebesar 5,54 persen. Pertumbuhan penduduk cukup signifikan, yaitu 4,47 persen, yang menunjukkan adanya dinamika sosial dan ekonomi yang positif di wilayah tersebut.
Kabupaten Penajam Paser Utara
Kabupaten Penajam Paser Utara mencatat persentase kemiskinan 6,69 persen, berada di urutan ke-369 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mencapai 10.780 jiwa dari total populasi 199.600 jiwa. Garis kemiskinan di Penajam Paser Utara adalah Rp 617.673,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 87,14 juta per tahun. Terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 4,02 persen. Peningkatan jumlah penduduk sebesar 3,12 persen.