Produksi Salak di Bali Capai 75,4 Ribu Ton pada 2020

Produksi Buah Salak Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Bali (2020)

Sumber : Badan Pusat Statistik (BPS),

Disalin..

Penulis: Monavia Ayu Rizaty

Editor: Annissa Mutia

30/11/2021, 13.20 WIB

Salak menjadi salah satu komoditas buah unggulan bagi masyarakat Bali. Banyak wisatawan yang membeli buah salak sebagai oleh-oleh setelah berlibur dari Bali.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi buah salak di Bali sebanyak 75,4 ribu ton pada 2020. Jumlah ini meningkat 194% dari tahun sebelumnya yang sebanyak 25,6 ribu ton.

Advertisement

Kabupaten Bangli merupakan produsen buah salak terbesar di Bali pada 2020 mencapai 46,4 ribu ton. Diikuti Kabupaten Karangasem sebanyak 21,8 ribu ton. Kemudian, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung masing-masing sebesar 4,6 ribu ton dan 1,7 ribu ton.

Jenis buah salak yang sangat terkenal di Bali adalah salak gula pasir. Keunggulan utama yang dimiliki oleh salak jenis ini dibandingkan salak lainnya adalah karena rasanya yang sangat manis.

Salak gula pasir memiliki kandungan air tinggi sehingga membuat rasanya lebih manis. Masyarakat Bali pun kerap melakukan fermentasi pada salak gula pasir yang kemudian menjadikannya sebagai wine salak dengan kandungan alkohol mencapai 13,5%.

(Baca Selengkapnya: Nanas, Buah dengan Produksi Terbesar di Sumatera Selatan pada 2020)

data terkait