IKLAN

Realisasi Anggaran PEN Baru 66,6% hingga Pertengahan November 2021

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (per 19 November 2021)

Sumber : Kementerian Keuangan (Kemenkeu), 25 November 2021

katadata logo databoks logo
Disalin..
IKLAN

Penulis: Cindy Mutia Annur

Editor: Annissa Mutia

26/11/2021, 10.00 WIB

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp 495,77 triliun per 19 November 2021. Nilai tersebut baru mencapai 66,6% dari total anggarannya yang sebesar Rp 744,77 triliun.

Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran untuk perlindungan sosial merupakan yang terbesar mencapai Rp 140,50 triliun. Jumlah itu setara dengan 75,5% dari pagu anggaran yang mencapai Rp 186,64 triliun.

Realisasi anggaran terbesar selanjutnya berasal dari program kesehatan sejumlah Rp 135,53 triliun. Angka itu setara dengan 63% dari pagu anggaran yang mencapai Rp 214,96 triliun.

Kemudian, realisasi anggaran untuk program dukungan UMKM dan korporasi mencapai Rp 81,83 triliun. Nilainya setara dengan 50,4% dari pagu anggaran yang senilai Rp 162,40 triliun.

Lalu, realisasi anggaran untuk program prioritas tercatat sebesar Rp 75,44 triliun atau setara 64% dari pagu anggaran Rp 117,94 triliun. Sementara, realisasi anggaran untuk insentif usaha sebesar Rp 62,47 triliun atau 99,4% dari pagu anggaran Rp 62,83 triliun.

Meskipun tahun 2021 hanya tinggal sebulan lagi, tetapi Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata optimistis belanja program PEN dapat terealisasi sekitar 91-95% hingga akhir tahun. Salah satunya, belanja ini akan terus bergerak untuk membayar klaim rumah sakit hingga vaksinasi di bulan November dan Desember. 

(Baca: Defisit APBN Capai Rp 452 Triliun pada September 2021)

IKLAN

data terkait