Ekonomi Maluku Tumbuh Melambat pada Kuartal III-2021
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pertumbuhan ekonomi Maluku sebesar 4,17% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal III-2021. Pertumbuhan ini melambat dari kuartal sebelumnya yang sebesar 4,64% (yoy).
Kendati, pertumbuhan ekonomi Maluku pada kuartal lalu masih lebih tinggi dari periode yang sama tahun sebelumnya. Tercatat, ekonomi Maluku mengalami kontraksi 2,6% pada kuartal III-2020.
BPS menyebutkan, konsumsi rumah tangga menyumbangkan 67.77% dari total ekonomi Maluku. Meski demikian, pertumbuhan dari komponen ini melambat dari 1,15% pada kuartal II-2021 menjadi 0,06% pada kuartal III-2021.
Konsumsi pemerintah tercatat berkontribusi sebesar 37,87% terhadap ekonomi Maluku. Pertumbuhan komponen tersebut juga melambat dari 15,21% menjadi 3,14%.
Kemudian, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi penyumbang tertinggi ketiga ekonomi Maluku. Berbeda dengan komponen sebelumnya, PMTB mengalami kenaikan dari 4,1% menjadi 5,09%.
Sementara, komponen perdagangan mengalami pertumbuhan positif. Ekspor luar negeri Maluku sebesar 2,01% pada kuartal III-2021, naik dari kuartal sebelumnya yang terkontraksi 40,02%.
Laju pertumbuhan impor sebesar 38,83% pada kuartal lalu. Angka ini jauh lebih tinggi dari kuartal II-2021 yang terkontraksi 33,87%.
Terakhir, pertumbuhan lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 3,16%. Angka tersebut lebih baik dari kuartal sebelumnya yang mengalami kontraksi 1,26%.
(Baca: Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang di Maluku Utara Naik 5,26 Poin pada September 2021)