Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kampar pada tahun 2024 sebesar 278.353 Rupiah per kapita per bulan. Pertumbuhan pengeluaran ini sebesar 0,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan selisih pengeluaran sebesar 1.084 Rupiah per kapita per bulan. Informasi ini berasal dari data yang diolah dari Susenas BPS.
(Baca: Jumlah Penduduk Laki-Laki yang Bekerja Periode 2015-2024)
Lihat data historis dari tahun 2018 hingga 2024, pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kampar mengalami fluktuasi yang jelas. Tahun 2018, pengeluaran sebesar 154.185 Rupiah per kapita per bulan, lalu sedikit turun menjadi 152.981 Rupiah pada tahun 2019. Tahun 2020 terjadi kenaikan signifikan sebesar 27,4 persen menjadi 194.968 Rupiah, dan terus naik hingga tahun 2023 dengan nilai 277.269 Rupiah, sebelum mengalami kenaikan sedikit pada tahun 2024.
Pengeluaran untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kampar pada tahun 2024 menempati peringkat ke-7 di antara kabupaten/kota seprovinsi Riau. Wilayah yang memiliki pengeluaran lebih tinggi dari Kabupaten Kampar adalah Kota Pekanbaru (peringkat 1), Kabupaten Siak (peringkat 2), Kabupaten Pelalawan (peringkat 3), Kabupaten Bengkalis (peringkat 4), Kota Dumai (peringkat 5), dan Kabupaten Rokan Hulu (peringkat 6). Di tingkat pulau Sumatera, Kabupaten Kampar berada di peringkat ke-43, dan se-Indonesia di peringkat ke-165.
Data pendukung menunjukkan bahwa pengeluaran tertinggi untuk aneka barang dan jasa di Kabupaten Kampar pada tahun 2024 adalah untuk rokok dan tembakau sebesar 168.047 Rupiah per kapita per bulan, diikuti oleh makanan jadi sebesar 200.026 Rupiah per kapita per bulan. Pengeluaran terendah adalah untuk kecantikan sebesar 29.165 Rupiah per kapita per bulan. Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir (2021-2023) yang sebesar 240.165 Rupiah, pengeluaran tahun 2024 lebih tinggi sebesar 38.188 Rupiah.
Kota Pekanbaru
(Baca: PDRB Harga Konstan Total Periode 2013-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Pekanbaru pada tahun 2024 sebesar 1.203.364 Rupiah, naik sebesar 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 3,3 persen menjadi 2.131.019 Rupiah, sedangkan pengeluaran untuk makanan naik sebesar 5,1 persen menjadi 927.655 Rupiah. Kota Pekanbaru menempati peringkat ke-1 di provinsi Riau untuk ketiga indikator pengeluaran tersebut.
Kota Dumai
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kota Dumai pada tahun 2024 sebesar 886.635 Rupiah, naik sebesar 14,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 6 persen menjadi 1.721.806 Rupiah, dan pengeluaran untuk makanan naik sebesar 3,8 persen menjadi 835.171 Rupiah. Kota Dumai berada di peringkat ke-2 di provinsi Riau untuk pengeluaran bukan makanan dan total makanan serta bukan makanan.
Kabupaten Siak
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Siak pada tahun 2024 sebesar 737.684 Rupiah, naik sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 13,4 persen menjadi 1.560.407 Rupiah, dan pengeluaran untuk makanan naik sebesar 12,3 persen menjadi 822.723 Rupiah. Kabupaten Siak menempati peringkat ke-3 di provinsi Riau untuk pengeluaran bukan makanan.
Kabupaten Pelalawan
Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk bukan makanan di Kabupaten Pelalawan pada tahun 2024 sebesar 708.621 Rupiah, naik sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Rata-rata pengeluaran untuk makanan dan bukan makanan turun sebesar 5,9 persen menjadi 1.554.873 Rupiah, dan pengeluaran untuk makanan naik sebesar 15,4 persen menjadi 846.251 Rupiah. Kabupaten Pelalawan berada di peringkat ke-4 di provinsi Riau untuk pengeluaran bukan makanan.