Anak Muda Menilai Besar Kemungkinan Ada Perang di Laut Natuna

Demografi
Penulis
Dwi Hadya Jayani 30/10/2021 12:00 WIB
Persepsi Kemungkinan Konflik Terbuka di Laut Natuna
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Tensi persaingan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok di Laut China Selatan, khususnya perairan Natuna semakin memanas. Apalagi dengan dibentuknya aliansi AS bersama dengan Australia dan Inggris.

Lembaga survei Kelompok Diskusi Kajian Opini (KedaiKOPI) melakukan survei untuk menggali persepsi anak muda tentang konflik Natuna. Hasilnya, 74,7% anak muda berpandangan besar kemungkinan terjadinya konflik terbuka dan perang.

Hasil tersebut menggunakan skala 1 hingga 10. Satu menunjukkan kemungkinan kecil dan 10 kemungkinan besar adanya konflik terbuka.  

Pemuda yang menjawab besar kemungkinan, yaitu sebanyak 24,1% skala enam, 23,8% skala tujuh, dan 19,7% skala delapan. Kemudian sebanyak 6,8% skala sembilan dan 0,3% skala 10.

Sementara yang menjawab kecil kemungkinan, yaitu sebanyak 14,9% skala lima, 3,5% skala empat, 6% skala tiga, dan 0,9% skala dua. Tidak ada responden yang menjawab di skala satu.

(Baca: Perbandingan Jumlah Tentara di Negara Berbatasan dengan Laut Cina Selatan)

KedaiKOPI melakukan survei terhadap 1.200 responden berusia 14-40 tahun pada 14-21 Oktober 2021. Survei dilakukan dengan wawancara melalui telepon dengan response rate 13,97%

Editor : Annissa Mutia
Data Populer
see more
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.