Perempuan Nilai Banjir Jadi Dampak Tertinggi Perubahan Iklim

Demografi
1
Dwi Hadya Jayani 16/03/2021 18:00 WIB
Persepsi Perempuan terhadap Dampak Langsung Perubahan Iklim
katadata logo databoks logo
  • A Font Kecil
  • A Font Sedang
  • A Font Besar

Hasil survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) menunjukkan, sebanyak 25,1% perempuan menilai perubahan iklim akan berdampak langsung ke diri sendiri. Dari jumlah tersebut, 27% responden menilai dampak langsung perubahan ilklim berupa banjir karena curah hujan tinggi.

Sebanyak 24% responden menilai perubahan iklim menghambat kegiatan sehari-hari. 12% responden menilai perubahan iklim membuat manusia harus beradaptasi dengan lingkungan.

Ada 10% responden menilai perubahan iklim telah membuat lingkungan tercemar. Responden yang menilai perubahan iklim berdampak pada penurunan kesehatan dan cuaca yang kerap berubah masing-masing sebanyak 8%.

Kemudian, publik yang menilai perubahan iklim berdampak pada berkurangnya sumber daya alam (SDA) dan polusi udara sebesar 2%. Masing-masing 1% responden menilai perubahan iklim membuat longsor dan memengaruhi perekonomian.

KedaiKOPI melakukan survei terhadap 400 responden perempuan di Jabodetabek, Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar. Adapun, survei dilaksanakan melalui telepon pada 6 hingga 8 Maret 2021.

(Baca: Rentetan Bencana Alam di Indonesia Selama Januari-Maret 2021)

Data Populer
Lihat Semua
instagram
Databoks Indonesia (@databoks.id)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari Katadata Indonesia.
twitter
Databoks Indonesia (@databoksid)
Portal data ekonomi dan bisnis. Bagian dari @katadatacoid.