Tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa di Papua Barat tercatat 3,05%. Angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 3,22% data per 2024. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada 2020 sebesar 37,49% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar nan%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Tujuan Mengakses Internet Penduduk Desa dan Kota Mengerjakan Tugas Sekolah Mengerjakan Tugas Sekolah Periode 2017-2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa seluruh Indonesia pada 2024 mencapai 482,08%.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa terbanyak, yaitu 30,17%. Tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa di DKI Jakarta saat ini setara dengan 6,26% dari total seluruh provinsi. DI Yogyakarta berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa di provinsi ini tumbuh 22,63%. Periode yang sama tahun sebelumnya tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa di provinsi ini tercatat 19,26%.
Selanjutnya, tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa di Kep. Bangka Belitung naik 14,55% menjadi 23,08% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Banten dengan tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa 22,69% (naik 19,02%) dan Jawa Barat dengan tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa 22,35% (naik 19,89%)
(Baca: Tujuan Mengakses Internet Penduduk Desa dan Kota Finansial Finansial Periode 2017-2024)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan tujuan mengakses internet penduduk desa dan kota pembelian barang dan jasa jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta 30,17 %
- DI Yogyakarta 23,62 %
- Kep. Bangka Belitung 23,08 %
- Banten 22,69 %
- Jawa Barat 22,35 %
- Kep. Riau 20,63 %
- Bali 18,47 %
- Jawa Tengah 16,98 %
- Kalimantan Selatan 16,8 %
- Kalimantan Timur 16,62 %