Syarat Kompetensi Guru untuk Keberlanjutan Pendidikan saat Pandemi

Kebutuhan Peningkatan Kapasitas Guru

Sumber : Wahana Visi Indonesia, Oktober 2020

Disalin..

Penulis: Dwi Hadya Jayani

Editor: Muhammad Ahsan Ridhoi

17/12/2020, 15.00 WIB

Saat pandemi, diperlukan peningkatan kapasitas guru untuk mendukung proses belajar mengajar. Hasil survei Wahana Visi Indonesia yang berjudul "Suara Guru di Masa Pandemi Covid-19" menyebutkan sebanyak 46% guru membutuhkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan 43% manajemen pendidikan di masa darurat.

Laporan tersebut juga menyebutkan, guru daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) cenderung lebih membutuhkan kompetensi PHBS sebesar 54% dan kurikulum sebesar 31% dibandingkan dengan guru non 3T yang lebih membutuhkan kompetensi psikososial.

(Baca: Ragam Kekhawatiran Guru Saat Pembelajaran Tatap Muka)

Survei tersebut diselenggarakan 18 Agustus hingga 5 September 2020 dengan melibatkan 27.046 guru dan tenaga kependidikan di 34 provinsi Indonesia. Responden ini tersebar sebanyak 95% daerah non 3T dan 5% daerah 3T. Selain itu, sebanyak 74% responden berada di pendidikan umum dan 26% pendidikan khusus/inklusi.

data terkait

Anda memiliki 4 kuota artikel lagi hari ini. Silakan masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk mengakses seluruh artikel dan beberapa fitur lainnya.