Penurunan IHSG Terburuk Kedua di Asean

Penulis: Hari Widowati

Editor: Hari Widowati

28/5/2019, 10.11 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun ini hingga 27 Mei 2019 turun sebesar 1,54% ke level 6.098,97 poin.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak awal tahun ini hingga 27 Mei 2019 turun sebesar 1,54% ke level 6.098,97 poin. Kinerja indeks Bursa Efek Indonesia (BEI) ini merupakan yang terburuk kedua di Asean setelah indeks FTSE Bursa Malaysia yang merosot 5,28% ke level 1.601,35 poin.

Baca selengkapnya

Penurunan IHSG lebih dominan dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Beberapa faktor yang dimaksud adalah ketidakpastian akibat perang dagang Amerika Serikat (AS)-Tiongkok, kebijakan suku bunga The Fed, dan rebalancing MSCI Emerging Market Index.

Meski demikian, BEI yang mencatat rata-rata frekuensi 400 ribu transaksi per hari merupakan bursa teraktif di Asean. Sejak awal tahun ini, investor asing juga masih mencatat net buy (pembelian bersih) sebesar Rp 53,43 triliun.

(Baca Databoks: Data Historis: Tren Kenaikan IHSG Pascapemilu

Tampilkan minimal

Kinerja Indeks Bursa-bursa Asean (year to date)

 
  • Sumber

    Bursa Efek Indonesia (BEI), PT

  • Rilis

    Bursa Efek Indonesia (BEI), PT 27 Mei 2019

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya