Utang PLN Mencapai Rp 543 Triliun per September 2018

7 Desember 2018

PLN tercatat memiliki utang Rp 543 triliun hingga akhir triwulan III 2018, jumlah ini meningkat 16,5% dari posisi akhir triwulan III 2017.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tercatat memiliki utang Rp 543 triliun hingga akhir triwulan III 2018, jumlah ini meningkat 16,5% dari posisi akhir triwulan III 2017. Utang tersebut terdiri atas pinjaman perbankan, penerbitan obligasi dan sukuk serta sekuritisasi aset.

Baca selengkapnya

Jumlah utang berbunga (tidak termasuk DPK, utang usaha, cadangan) PLN merupakan yang terbesar dibandingkan dengan BUMN lainnya seperti PT Pertamina yang memiliki utang Rp 522 triliun, Bank Mandiri (Rp 166 triliun) maupun Bank BRI (Rp 135 triliun). Total utang 10 BUMN di bawah ini mencapai Rp 1.731 triliun dari total kewajibannya senilai Rp 4.478 triliun.

(Baca Databoks: Berapa Pendapatan PLN dari Subsidi Listrik?)

Sementara total aset 10 BUMN tersebut hingga akhir September 2018 mencapai Rp 6.407 triliun dari total aset seluruh BUMN sebesar Rp 7.718 triliun. Sedangkan total labanya Rp 63 triliun dari total laba BUMN Rp 79 triliun.

Tampilkan minimal

Utang Berbunga 10 BUMN per September 2018

 
  • Sumber

    kementerian bumn

  • Rilis

    kementerian bumn Des 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

  • 13 Juni 2018

    Berapa Utang BUMN?

    Dalam melihat kinerja BUMN tidak hanya dari besarnya utang saja, tetapi harus secara harus keseluruhan.

  • 30 November 2017

  • 29 November 2017

    Berapa Aset BUMN?

    Untuk meningkatkan permodalan serta sinergi antar perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejenis, pemerintah merampingkan jumlahnya dengan membentuk holding (induk ...

  • 29 November 2017

    Berapa Jumlah Perusahaan BUMN?

    Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada akhir 2016 tinggal 118 perusahaan, jumlah tersebut telah berkurang 24 perusahaan dari posisi 2012 ...

  • 2 Mei 2017

  • 14 Maret 2017

Statistik Lainnya