BBM Jenis Biosolar Non-Subsidi Mencatat Kenaikan Terbesar

11 Oktober 2018

Pertamina melakukan penyesuaian harga beberapa jenis BBM non-subsidi seiring naiknya harga minyak Brent yang telah naik di atas US$ 82/barel.

PT Pertamina (Persero) menyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khususnya untuk Pertamax Series, Dex Series serta Biosolar Non-Subsidi di seluruh Indonesia dan berlaku sejak, Rabu 10 Oktober 2018. Sementara untuk BBM jenis Premium dan Pertalite, serta Biosolar Subsidi tidak mengalami kenaikan. Khusus untuk daerah yang terkena bencana alam seperti di Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Tengah sementara ini tidak mengalami kenaikan.

Baca selengkapnya

Berdasarkan rilis Pertamina BBM jenis Biosolar Non-Subsidi tercatat mengalami kenaikan terbesar, yakni Rp 2.100 menjadi Rp 9.800/liter. Kemudian diikuti Pertamax Turbo yang naik Rp 1.550 menjadi Rp 12.250/liter dan Dexlite naik Rp 1.500/liter menjadi 10.500/liter.

Penyesuaian harga BBM kali ini merupakan dampak dari naiknya harga minyak mentah dunia jenis Brent yang telah berada di atas US$ 80/barel. Harga minyak Brent bahkan sempat naik hingga ke US$ 86/barel pada bulan ini. Sementara harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) pada September 2018 berada di level US$ 74,88/barel naik dari US$ 5,52/barel.

Tampilkan minimal

Kenaikan dan Harga BBM (10 Okt 2018)

 
  • Sumber

    PT Pertamina Persero

  • Rilis

    PT Pertamina Persero 2018

  • Informasi lain

    -

  • Embed Chart

Baca Juga

Statistik Lainnya