Dapatkan akses instan ke artikel “Inilah Proyeksi Produksi Beras Nasional”.
Rp10.000
Kami menerima pembayaran berikut:
Beberapa metode pembayaran masih dalam proses aktivasi.
Proyeksi Produksi, Konsumsi, dan Neraca Beras Nasional (2015-2019E)
:[/]
[bold]
:[/]
[bold]
:[/]
[bold]
:[/]
[bold]
Nama Data
Proyeksi Produksi
Proyeksi Konsumsi
Proyeksi Neraca*
12-2015
43,94 Juta
31,9 Juta
10,57 Juta
12-2016
44,93 Juta
32,31 Juta
11,12 Juta
12-2017
46,16 Juta
32,71 Juta
11,92 Juta
12-2018
47,4 Juta
33,1 Juta
12,72 Juta
12-2019
48,63 Juta
33,47 Juta
13,55 Juta
A Font Kecil
A Font Sedang
A Font Besar
Berdasarkan data Kementerian Pertanian dalam Outlook Padi 2015, produksi beras Indonesiapada 2017 mencapai 46,16 juta ton. Sedangkan konsumsi beras pada tahun yang sama mencapai 32,7 juta ton dan neraca beras nasional mencatat surplus 11,9 juta ton, angka tersebut setelah dikurangi penggunaan non pangan.
Untuk tahun ini, produksi beras diperkirakan mencapai 47,4 juta ton dengan konsumsi sebesar 33,1 juta ton dan kembali terjadi surplus sebanyak 12,7 juta ton. Lalu pada 2019, produksi diperkirakan meningkat menjadi 48,6 juta ton dengan konsumsi 33,5 juta ton, terjadi surplus 13,5 juta ton.
>
Pemerintah akhirnya memutuskan melakukan impor beras sebesar 500 ribu ton lewat PT Perusahaan Perdagangan Indonesia Persero (PPI). Langkah ini ditempuh setelah harga beras domestik menunjukkan kenaikan akibat kekhawatiran semakin menipisnya beras di pasaran. Namun, pemerintah akhirnya membatalkan impor beras PPI dan menunjuk Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik untuk mendatangkan beras dari luar negeri.