Nilai Ekspor dan Impor Beras Indonesia 2015

04/08/2016 14:49 WIB
Image Loader
Memuat...
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Indonesia merupakan produsen beras terbesar ketiga dunia setelah China dan India. Kontribusi Indonesia terhadap produksi beras dunia sebesar 8,5% atau 51 juta ton. China dan India sebagai produsen utama beras berkontribusi 54%. Vietnam dan Thailand yang secara tradisional merupakan negara eksportir beras hanya berkontribusi 5,4% dan 3,9%. Meski menduduki posisi ketiga, hampir setiap tahun Indonesia selalu menghadapi persoalan berulang dengan produksi pangan terutama beras. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah impor beras Indonesia di sepanjang tahun 2015 masih jauh di atas jumlah ekspor. Besarnya jumlah ekspor tersebut dapat terjadi karena jumlah penduduk yang besar yang menyebabkan konsumsi beras turut meningkat, serta kondisi iklim yang berubah yang berdampak pada penurunan jumlah panen.



Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.859 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...