Jumlah Sekolah SMA di DI Yogyakarta 2018 - 2024

1
Agus Dwi Darmawan 01/04/2026 09:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Sekolah SMA di DI Yogyakarta 2018 - 2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di DI Yogyakarta pada tahun 2024 mencapai 175 unit, mengalami penambahan 2 unit dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 173 unit. Data historis menunjukkan jumlah sekolah SMA di DIY cenderung stabil dengan pertumbuhan bertahap sejak 2018 (163 unit) hingga 2024. Secara nasional, DIY tetap berada di peringkat ke-26 untuk jumlah sekolah SMA pada 2024, setelah naik ke peringkat 25 pada 2023.

(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lamandau pada 2024)

Dari total 175 sekolah SMA di DIY tahun 2024, 69 di antaranya adalah SMA negeri yang tidak mengalami perubahan jumlah dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan 106 adalah SMA swasta yang mengalami peningkatan 2 unit (pertumbuhan 1,9%). Berdasarkan perhitungan, SMA swasta mendominasi dengan persentase sekitar 60,6% dari total sekolah SMA, sedangkan SMA negeri hanya sekitar 39,4%.

Data BPS juga menunjukkan jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di DIY pada tahun 2023 sebesar 164.450 jiwa, dengan peringkat nasional ke-21. Dua tahun sebelumnya (2021), jumlah penduduk usia ini sebesar 166.300 jiwa, juga berada di peringkat ke-21. Meskipun jumlah penduduk usia sekolah sedikit fluktuatif, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA di DIY tahun 2024 meningkat 2% menjadi 77%, menunjukkan lebih banyak anak usia SMA yang bersekolah.

(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Kecantikan Kota Depok | 2024)

Jumlah guru SMA di DIY tahun 2024 sebesar 4124 orang, mengalami penurunan 5% dibandingkan tahun 2023 (4343 orang). Jika dibagi menurut jenis sekolah, jumlah kepala sekolah dan guru SMA negeri sebesar 2568 orang (penurunan 2,8%), sedangkan di SMA swasta sebesar 1556 orang (penurunan 8,5%). Kondisi ini kontras dengan peningkatan jumlah siswa SMA di DIY tahun 2024 sebesar 62.739 orang (pertumbuhan 2,6% dari 2023).

Peningkatan jumlah sekolah SMA dan APM di DIY menjadi kabar baik untuk akses pendidikan SMA, namun penurunan jumlah guru perlu diperhatikan. Khususnya SMA swasta yang mengalami penurunan guru yang lebih signifikan, padahal jumlah sekolah swasta terus bertambah. Hal ini bisa menjadi tantangan untuk menjaga kualitas pendidikan SMA di provinsi ini ke depannya.

Data Populer

Loading...