Menurut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, ada 147,55 juta orang yang melakukan perjalanan mudik selama masa angkutan Lebaran 13-29 Maret 2026.
Pemudik yang naik angkutan umum pada periode Lebaran 2026 ini mencapai 23,54 juta penumpang, naik 10,87% dibanding tahun lalu yang berjumlah 21,23 juta penumpang.
Moda transportasi publik yang paling banyak digunakan pemudik adalah kereta api, dengan proporsi sekitar 31,05% dari total penumpang angkutan umum.
Jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penumpang kereta api pada musim mudik Lebaran 2026 meningkat, begitu pula moda transportasi lainnya, seperti terlihat pada grafik.
Dari aspek keselamatan, data Polri menunjukkan jumlah kecelakaan lalu lintas pada masa angkutan Lebaran 2026 sebanyak 3.517 kejadian, turun 6,31% dibanding 2025.
Menurut Dudy, capaian tahun ini perlu disyukuri dan dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan di masa mendatang.
"Saya ingin menekankan kembali bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi," ujar Dudy dalam siaran pers, Senin (30/3/2026).
"Tidak boleh ada kompromi dalam aspek kelaikan sarana, kesiapan prasarana, maupun kepatuhan terhadap standar operasional," katanya.
(Baca: Ini Alasan Warga RI Tidak Berwisata saat Libur Lebaran 2026)