YLKI: Cara Penagihan Jadi Masalah Utama Konsumen Pinjaman Online

1
Reza Pahlevi 12/01/2022 12:40 WIB
Image Loader
Memuat...
Permasalahan Konsumen Pinjaman Online (2021)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melaporkan pinjaman online menjadi usaha dengan aduan konsumen terbanyak. Cara penagihan menjadi masalah utama aduan konsumen pinjaman online.

YLKI mencatat, ada 22,4% dari total 535 aduan selama 2021 terkait dengan pinjaman online. Sementara itu, sebanyak 63% dari total aduan konsumen tercatat akibat cara penagihan pinjaman online.

Selanjutnya, 10% aduan terkait keringanan pembayaran. Ada pula 6% aduan terkait masalah adanya penagihan meski konsumen tidak pernah meminjam uang. Masalah administrasi juga mencakup 6% dari total aduan.

Lalu, 4% aduan merupakan soal pengalihan kontak, 3% soal pembobolan, dan 2% soal gagal bayar.

Perlu dicatat, mayoritas perusahaan pinjaman online yang diadukan ke YLKI ini berstatus ilegal, tepatnya 82% dari total aduan. Hanya 18% perusahaan yang statusnya legal.

(Baca: YLKI Catat 535 Aduan Konsumen Sepanjang 2021)

Editor : Annissa Mutia
Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
18 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q4 2025) 3.474,50 +0.86
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Mar) 0,41% -0.27
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...