Data per 2024, pertumbuhan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Riau tumbuh 6,55%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp3.969,95 miliar. Sebelumnya, Riau pernah mencatatkan rekor pertumbuhan pada 2022 sebesar 18,58%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Indonesia ke Afghanistan. Naik Menjadi US$ 2,64 Juta)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di tanah air.
Jawa Barat mencatatkan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan tertinggi dengan Rp94,11 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 12,34% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Harga CPO Turun Menuju Level MYR 4.545 per Ton)
Setelahnya DKI Jakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini tumbuh 6,96%. Jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di provinsi ini dilaporkan Rp90,53 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan terlihat naik 6,96% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp84,64 triliun.
Berikutnya, Jawa Timur dengan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan Rp66,04 triliun (naik 9,5%), PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Jawa Tengah naik 5,56% menjadi Rp48,05 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan di Banten naik 6,35% menjadi Rp33,43 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor transportasi dan pergudangan dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat Rp94,11 triliun
- DKI Jakarta Rp90,53 triliun
- Jawa Timur Rp66,04 triliun
- Jawa Tengah Rp48,05 triliun
- Banten Rp33,43 triliun
- Sumatera Utara Rp29,45 triliun
- Sumatera Barat Rp21,25 triliun
- Lampung Rp19,23 triliun
- Kalimantan Timur Rp18,1 triliun
- Sulawesi Selatan Rp13,69 triliun